Editorial Policies

Focus and Scope

Secara umum Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen adalah wadah bagi para peneliti, praktisi, pendidik, dan pelajar di dalam menyebarluaskan hasil penelitian dan telaah literatur di bidang ilmu manajemen. Secara rinci dapat dikemukakan sebagai berikut:

Ruang Lingkup (Scope) Jurnal Inovasi mencakup:

1. ILmu Manajemen Pemasaran (Marketing)

2. Ilmu Manajemen Keuangan

3. Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia

 

Spesifikasi (Focus)

Dari ketiga ruang lingkup keilmuan tersebut, secara spesifik (Focus) Jurnal Inovasi menekankan pada kajian bidang:

1. Kewirausahaan

2. Bisnis digital

3. Keuangan perusahaan

4. Pasar modal

5. Perpajakan

6. Audit

7. Kinerja dan Produktivitas kerja

8. Pengembangan SDM

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Proses Review

Setiap artikel yang masuk ke staf editorial akan dipilih melalui proses Review Awal oleh Dewan Editorial. Selanjutnya artikel akan dikirim ke Mitra Bebestari / peer reviewer dan selanjutnya akan diseleksi melalui Proses Double Blind Preview. Setelah itu artikel akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi. Proses ini memakan waktu maksimal sebulan. Dalam setiap naskah, Mitra Bebestari / peer reviewer akan dinilai dari aspek substansial dan teknis. Mitra Bebestari / peer reviewer yang bekerjasama dengan jurnal Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen adalah ahli di bidang ilmu manajemen (Pemasaran, Keuangan, Sumber Daya Manusia). Mereka berpengalaman dalam pengelolaan jurnal dan publikasi bergengsi yang tersebar di seluruh negeri.

Semua naskah yang dikirimkan dievaluasi oleh staf editorial. Naskah yang dievaluasi oleh editor tidak sesuai dengan kriteria jurnal ditolak segera tanpa tinjauan eksternal. Editor membuat keputusan berdasarkan rekomendasi reviewer dari beberapa kemungkinan: ditolak, diterima dengan catatan ringan, diterima dengan catatan beras, atau diterima.

Dewan Penyunting/ Editor berhak memutuskan manuskrip mana yang masuk ke jurnal yang harus diterbitkan. Proses Review:

  1. Penulis menyerahkan naskah 
  2. Evaluasi Penyunting/ Editor (beberapa naskah ditolak atau dikembalikan sebelum proses review) 
  3. Proses review sejawat Double Bind 
  4. Keputusan Editor 
  5. Konfirmasi kepada penulis

 Tanggung Jawab Penerbit/Pengelola

  1. Program Studi Magiater Manajemen Pascasarjana Universitas Pamulang bertanggung jawab menerbitkan artikel yang telah lolos proses telaah dan penyuntingan baik secara cetak maupun elektronik
  2. Program Studi Magiater Manajemen Pascasarjana Universitas Pamulang bertanggung jawab menyebarluaskan terbitan (offline & online).
  3. Program Studi Magiater Manajemen Pascasarjana Universitas Pamulang bertanggung jawab atas kepastian indeksasi

Tanggung Jawab Dewan Penyunting

  1. Dewan penyunting bertanggung jawab memutuskan penerimaan artikel melalui penilaian etika penulisan pada Jurnal Inovasi dan rapat dewan redaksi.
  2. Dewan penyunting bertanggung jawab memeriksa orisinalitas artikel dan bebas plagiat.
  3. Dewan penyunting bertanggung jawab atas proses penyuntingan berdasarkan sistem OJS (Open Journal System).
  4. Dewan penyunting bertanggung jawab atas mobilisasi penyuntingan (autor, reviewor, dan editor)
  5. Dewan penyunting bertanggung jawab atas proses Peer Reviewer secara objektif (blind review)
  6. Dewan penyunting bertanggung jawab atas seluruh kebijakan dan hak cipta artikel yang diterbitkan

Tanggung jawab Reviewer

  1. Reviewer bertanggungjawab memberikan penilaian dan rekomendasi atas naskah yang diperiksa
  2. Reviewer bertanggung jawab memeriksa substansi naskah berdasarkan etika penulisan yang berlaku pada Jurnal Inovasi
  3. Reviewer bertanggung jawab menilai secara objektif
  4. Reviewer bertanggung jawab menjaga kerahasiaan informasi naskah yang diperiksanya

Tanggung jawab Asisten Penyunting

  1. Asisten Penyunting bertanggung jawab merapihkan layout naskah yang akan diterbitkan
  2. Asisten Penyunting bertanggung jawab memeriksa kembali kesesuaian teknis penulisan naskah
  3. Asisten Penyunting bertanggung jawab mempersiapkan naskah untuk diterbitkan secara elektronik dan cetak

Tanggunjawab Penulis

  1. Penulis bertanggung jawab atas keaslian naskah
  2. Penulis bertanggung jawab atas bebas plagiat
  3. Penulis bertanggung jawab atas kebenaran informasi yang termuat pada naskahnya
  4. Penulis bertanggung jawab memastikan teknik penulisan dan substansi sesuai dengan aturan pada Jurnal Inovasi
  5. Penulis bertanggung jawab penuh atas akibat yang ditimbulkan dari naskah yang ditulisnya di kemudian hari.

 

Publication Frequency

Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen, adalah jurnal berkala yang menerbitkan artikel 6 bulanan (satu tahun 2 kali), terdiri dari 1 Volume dan 2 Nomor, yang terjadwal pada:

Nomor 1 : Bulan Juni

Nomor 2 : Bulan Desember

 


 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

Archiving

This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. More...

 

Etika Publiksi

Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen berkewajiban menjaga etika publikasi atas pihak-pihak yang terlibat (Penulis, Editor, Reviewer, Penerbit/ Pengelola). Asas etika publikasi mengacu pada The Committee on Publication Ethics (COPE), yaitu:

  1. Allegations of misconduct
  2. Authorship and contributorship
  3. Complaints and appeals
  4. Conflicts of interest
  5. Data and reproducibility
  6. Ethical oversight
  7. Intellectual property
  8. Journal management
  9. Peer review processes
  10. Post-publication discussions

 

Secara sederhana etika publikasi menekankan pada 3 aspek, di antaranya:

  1. Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi
  2. Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang
  3. Kejujuran, yakni bebas dari plagiarisme dalam publikasi.

Etika Penulis

  1. Pelaporan; penulis harus memberikan informasi tentang proses dan hasil penelitiannya kepada redaksi secara jujur, jelas, dan menyeluruh, serta tetap menyimpan data penelitiannya dengan baik dan aman.
  2. Orisinalitas dan plagiarisme; penulis harus memastikan bahwa naskah yang telah dikirim/diserahkan ke redaksi adalah naskah asli, ditulis oleh dirinya sendiri, bersumber dari ide dan gagasan sendiri, dan bukan menjiplak karya tulis atau ide/gagasan orang lain.  Penulis dilarang keras untuk mengalih-nama-kan sumber referensi yang dikutip ke nama orang lain.
  3. Pengulangan pengiriman; penulis harus menginformasikan bahwa naskah yang dikirim/diserahkan ke redaksi adalah naskah yang belum pernah dikirimkan/diserahkan ke penerbit jurnal/publikasi lain. Apabila ditemukan adanya “redudansi” pengiriman naskah ke penerbit lain, maka redaksi akan menolak naskah yang dikirimkan penulis.
  4. Status penulis; penulis harus menginformasikan ke redaksi bahwa penulis memiliki kompetensi atau kualifikasi dalam bidang kepakaran tertentu yang sesuai dengan bidang ilmu terbitan, yaitu kepustakawanan. Penulis yang mengirimkan naskah ke redaksi adalah penulis pertama (co-author)sehingga jika ditemukan masalah dalam proses penerbitan naskah dapat segera dituntaskan.
  5. Kesalahan penulisan naskah; penulis harus segera menginformasikan ke redaksi apabila ditemukan kesalahan dalam penulisan naskah, baik hasil review maupun hasil edit. Kesalahan penulisan tersebut mencakup penulisan nama, afiliasi/instansi, kutipan, serta tulisan lain yang dapat mengurangi makna dan susbtansi naskah. Jika hal itu terjadi, penulis harus segera mengusulkan perbaikan naskah.
  6. Pengungkapan konflik kepentingan; penulis harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga naskah dapat diproses secara lancar dan aman.

 

Etika Editor

Keputusan publikasi; editor harus memastikan proses penelaahan naskah secara menyeluruh, transparan, objektif, adil, dan bijaksana. Hal tersebut menjadi dasar editor dalam mengambil keputusan terhadap suatu naskah, ditolak atau diterima. Dalam hal ini, dewan editor berperan sebagai tim seleksi naskah.

  1. Informasi publikasi; editor harus memastikan bahwa panduan penulisan naskah bagi penulis dan pihak lain yang berkepentingan dapat diakses dan dibaca secara jelas, baik versi cetak maupun elektronik.
  2. Pembagian naskah peer-review; editor harus memastikan reviewer dan bahan naskah untuk review, serta menginformasikan ketentuan dan proses review naskah secara jelas ke reviewer.
  3. Objektivitas dan netralitas; editor harus objektif, netral, dan jujur dalam mengedit naskah, tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
  4. Kerahasiaan; editor harus menjaga setiap informasi dengan baik, khususnya yang terkait dengan privasi penulis dan distribusi naskahnya.
  5. Pengungkapan konflik kepentingan; editor harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.

 

Etika Reviewer

  1. Objektivitas dan netralitas; reviewer harus jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah. Proses penelaahan naskah dilakukan secara profesional tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
  2. Kejelasan sumber referensi; reviewer harus memastikan bahwa sumber referensi/kutipan naskah telah sesuai dan kredibel (dapat dipertanggungjawabkan). Jika ditemukan kesalahan atau penyimpangan dalam penulisan sumber referensi/kutipan, reviewer harus segera menginformasikan ke redaksi untuk dilakukan perbaikan oleh penulis sesuai catatan dari reviewer. 
  3. Efektivitas peer-review; reviewer harus merespon naskah yang telah dikirim oleh redaksi dan bekerja sesuai dengan waktu penelaahan naskah (peer-review) yang telah ditetapkan (maksimal 2 minggu). Apabila membutuhkan waktu tambahan dalam review naskah harus segera melaporkan (konfirmasi) ke sekretariat redaksi.
  4. Pengungkapan konflik kepentingan; reviewer harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.

 

Etika Penerbit/ Pengelola

  1. Pengambilan keputusan; pengelola jurnal/dewan redaksi harus menjabarkan misi dan tujuan organisasi, khususnya yang berkaitan dengan penetapan kebijakan dan keputusan penerbitan jurnal tanpa adanya kepentingan tertentu.
  2. Kebebasan; pengelola jurnal harus memberikan kebebasan kepara reviewer dan editor untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman serta menghargai privasi penulis.
  3. Jaminan dan promosi; pengelola jurnal harus menjamin dan melindungi hak kekayaan intelektual (hak cipta), serta transparan dalam mengelola dana yang diterima oleh pihak ketiga. Selain itu, pengelola jurnal harus mempublikasikan dan mempromosikan hasil terbitan ke masyarakat dengan memberikan jaminan kemanfaatan dalam penggunaan naskah.
  4. Pengungkapan konflik kepentingan; pengelola jurnal harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman. 

 

Reference Management

Artikel yang dikirum ke Jurnal Inovasi disarankan untuk aplikasi Manajemen Referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote

 

Plagiarism Checker

Sebelum di Publish dilakukan proses pengecekan plagiarisme dengan menggunakan aplikasi cek plagiarism, yaitu iThenticate: Plagiarism Detection Software and Turnitin

 

Editorial Team

KETUA PENYUNTING

Ibnu Sina, Universitas Pamulang (Profil: Scoopus, Google Scholar)

PENYUNTING

  1. Udin ahidin, Universitas Pamulang (Profil: Scopus, Google Scholar)
  2. Umi Rusilowati, Universitas Pamulang (Profil: Scopus, Google Scholar)
  3. Pranoto, Universitas Pamulang (Profil: Scopus, Google Scholar)
  4. Ali Maddinsyah, Universitas Pamulang (Profil: Scopus, Google Scholar)
  5. Nardi Sunardi, Universitas Pamulang (Profil: Scopus, Google Scholar)
  6. Hendro Waryanto, Universitas Pamulang (Profil: Scopus, Google Scholar)
  7. Kasmad, Universitas Pamulang (Profil: Scopus, Google Scholar)
  8. Abdul Kadim, Universitas Persada Indonesia (Profil: Scopus, Google Scholar)
  9. Nanu Hasanuh, Universitas Singaperbangsa (Profil: Scoopus, Google Scholar)
  10. Herdiyana, Universitas Pakuan (Profil: Scopus, Google Scholar)
  11. Ade Suherlan, UIN Jakarta (Profil: Scopus, Google Scholar)
  12. Alex Zami, Universitas Persada Indonesia (Profil: Scopus, Google Scholar)

 

Reviewer

  1. Prita Prasetya, Universitas Prasetya Mulya (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  2. Neneng Susanti, Universitas Widyatama(Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  3. Putra, Ivan Gumilar Sambas, Universitas Widyatama (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  4. Nandan Limakrisna, Universitas Persada Indonesia (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  5. Kasmir, Universitas Mercubuana (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  6. Anoesyirwan Moeins, Universitas Persada Indonesia (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  7. Ismuhadjar, Universitas Persada Indonesia, (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  8. Harries Madiistriyatno, Sekolah Tinggi Manajemen IMMI (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  9. Yuli Zain, Universitas Persada Indoensia (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  10. Hamdy Hady, University of Pendidikan (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  11. Ahmad Rodoni, UIN Jakarta (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)
  12. Uman Suherman, Universitas Pendidikan Indonesia (Profil: SCOPUS, GOOGLE SCHOLAR)