PELATIHAN DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK MENJADI SOUVENIR RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN TASIKMALAYA

Estin Nofiyanti, Nurcholis Salman, Novi Nurjanah, Melly Mellyanawaty, Tazkia Nurfadhillah

Abstract


Sampah plastik  menjadi salah satu limbah padat yang di hasilkan oleh masyarakat. Sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan karena plastik tidak mudah membusuk dan sulit diuraikan. Perlu adanya kesadaran dan peran aktif dari masyarakat untuk menangani permasalahan sampah plastic. Salah satu cara penanganannya yaitu dengan program 3R ( Reuse, Recycle, Reduce). Contohnya adalah bekas air kemasan yang sudah tidak memiliki nilai diolah dan di daur ulang menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.  Plastik tidak hanya menjadi sumber masalah tetapi di sisi lain sampah plastik justru memberikan peluang bisnis. Pelatihan daur ulang sampah plastik ini bertujuan agar peserta dapat memiliki keterampilan dan jiwa berwirausaha hasil daur ulang sampah plastik. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pelatihan serta praktek langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program PkM dapat dilaksanakan dan direspon dengan baik oleh  ibu-ibu PKK Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Kabupatan Tasikmalaya. Peserta pelatihan terlihat sangat antusias dalam membuat aneka kerajinan dari sampah plastik. Keterampilan membuat aneka souvenir ramah lingkungan dari sampah plastik ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK Desa Bugel. Souvenir yang dihasilkan selain bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga, juga dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang sulit terurai.


Keywords


platik, daur ulang, souvenir

References


Bahraini, A. 2019. “Waste4Change Mendukung Konsep Hijau 3R (Reduce-Reuse-Recycle)”. Melalui https://waste4change.com/waste4change-supports-3r-reduce-reuse-recycle-green-concept/2/. [22/04/2020]

Endang K., Mukhtar G, Abed Nego, F. X. Angga Sugiyana. 2016. “Pengolahan Sampah Plastik dengan Metode Pirolisis menjadi Bahan Baku Minyak”. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia. Yogyakarta. ISSN 1693-4393.

Kamsiaty, E., Heni Herawati, dan Endang Y. P. 2017. “Potensi Pengembangan Plastik Biodegradable Berbasis Pati Sagu dan Ubi Kayu Di Indonesia”. Jurnal Litbang Pertanian. Vol. 36 No.2: 67-76.

Mellyanawaty, M., E. Nofiyanti, N. Salman, N. Nurjanah, A. Ibrahim, dan N. Mariam. 2018. “Sosialisasi Pengelolaan Limbah Dapur Serta Program 3R (Reuse, Reduce, Recycle) Bagi Pemilik Rumah Makan dan Jasa Boga di Wilayah Kota Tasikmalaya”. Abdimas UMTAS, Vol. 1(2), 53-62.

Purwaningrum, P. 2016. “Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik di Lingkungan”. Jurnal Teknik Lingkungan. Vol 8 No.2, halaman. 141.

Sununianti, V. V., et al. 2013. “Sosialisasi Penggunaan Furoshiki Untuk Mengurangi Sampah Kantong Plastik Dalam Gaya Hidup Modern”. Jurnal Pengabdian Sriwijaya. Vol. 2 No. (1) 88-100.

Wahyudi, J., Teguh Prayitno, H., dan Arieyanti Dwi A. 2018. “Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai Bahan Baku Pembuatan Bahan Bakar Alternatif”. Jurnal Litbang. Vol. XIV, No. 1: 58-67.

Wanda. 2019. “Upaya Indonesia Menanggulangi Limbah Sampah Plastik dari Belanda”. JOM FISIP, Vol. 6: Edisi 1 Januari-Juni 2019, halaman 1-12.

Permana, E. 2019. “Indonesia Hasilkan 67 Juta Ton Sampah pada 2019”. Melalui https://www.aa.com.tr/id/headline-hari/indonesia-hasilkan-67-juta-ton-sampah-pada-2019/1373712. [18/04/2020]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.