ANALISIS DAN RANCANGAN MANAJEMEN SHIFT KERJA DITINJAU DARI ASPEK ERGONOMI

Sarwani Sarwani

Abstract


ABSTRAK

 

 

Penelitian ini bertujuan untuk merancang shift kerja dan untuk mengetahui pengaruh sistem shift kerja terhadap stress kerja dan kelelahan karyawan yang menjalani shift kerja. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berbentuk kuesioner yang dibagikan kepada karyawan yang menjalani kerja shift. Setiap kuesioner berisi pernyataan-pernyataan yang ada kaitannya dengan shift kerja dan terdiri dari empat bagian. Kusioner Bagian I, untuk mengetahui pemahaman dan persepsi responden tentang shift kerja. Bagian II untuk mengetahui kondisi dan persepsi responden terhadap karakteristik shift kerja yang terbaik untuk diterapkan. Bagian III dan Bagian IV untuk mengetahui tingkat stress dan kelelahan yang dialami responden selama menjalani shift kerja (sebelum dan setelah perbaikan shift kerja). Dari hasil penelitian ini telah diperoleh rancangan shift kerja baru dengan waktu istirahat lebih panjang (dari 6 hari kerja + 2 hari libur menjadi 6 hari kerja + 4 hari libur) yang dapat memberikan kesempatan lebih banyak responden berkumpul bersama keluarga. Hasil analisis menunjukkan setelah shift kerja baru diterapkan, rerata skor stress sesudah perbaikan shift kerja (27,27) lebih kecil dari pada sebelum perbaikan shift kerja (47,07), sedangkan rerata skor kelelahan sesudah perbaikan shift kerja (16,20) lebih kecil dari pada sebelum perbaikan shift kerja (23,50). Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan “shift kerja baru” dapat menurunkan tingkat stress dan kelelahan karyawan, yang berarti dapat meningkatkan kualitas dan kinerja karyawan.

 

Kata Kunci : Managemen shift kerja, tingkat stress dan kelelahan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.