Analisa Pengaruh Beban Linier Dan Beban Non Linier Terhadap Fungsi Kerja Miniature Circuit Breaker

Juhana Juhana

Abstract


Beban listrik adalah suatu perangkat alat yang dapat berfungsi jika dialiri arus listrik. Perangkat alat tersebut digunakan untuk merubah energi listrik menjadi energi lain misalnya gerak, panas, cahaya dan lain sebagainya. Beban listrik terdiri dari beban linier dan beban non linier. Meningkatnya penggunaan beban non linier antara lain contohnya motor induksi, penyearah, static power converter (rectifiers atau inverters), ballast elektronik menyebabkan timbulnya harmonisa. Harmonisa merupakan gelombang sinusoidal dengan frekuensi yang merupakan kelipatan bulat dari frekuensi fundamentalnya. Harmonisa dapat mempengaruhi fungsi kerja miniature circuit breaker (MCB) yaitu menimbulkan pemanasan lebih pada bimetal sehingga terjadi abnormal pada proses pemutusan rangkaian. Untuk perbandingan penelitian ini juga dilakukan pengujian menggunakan beban linier berupa lampu pijar dan elemen pemanas, sedangkan untuk pengujian dengan beban non linier berupa motor induksi. Arus yang dialirkan sebesar 1,5 x In MCB. Dari penelitian yang dilakukan harmonisa mempengaruhi fungsi kerja MCB dimana besaran distorsi harmonisa (THD) mempengaruhi waktu pemutusan rangkaian oleh MCB menjadi lebih cepat, seperti pada pengujian beban non linier yaitu membutuhkan waktu 48 detik sedangkan pada pengujian beban linier membutuhkan waktu 127 detik.




DOI: http://dx.doi.org/10.32493/epic.v1i1.1033

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Juhana Juhana

Indexed by,

    

   

p-ISSN : 2615-0646

e-ISSN : 2614-8595

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.