APLIKASI TIME DOMAIN REFLETOMETRY UNTUK DETEKSI LOKASI KERUSAKAN KABEL KOAKSIAL PADA REAKTOR NUKLIR

Yoyok Dwi Setyo Pambudi, Abdul Hafid, Syaiful Bakhri, Muhammad Subekti, Sigit Santoso

Abstract


Kabel berperan penting pada sistem instrumentasi namun demikian rentan terhadap kerusakan akibat korosi dan kelelahan. Kerusakan kabel listrik dan instrumentasi seringkali tidak dapat terdeteksi pada inspeksi rutin secara visual. Salah satu jenis kabel instrumentasi pada reaktor riset adalah kabel koaksial. Keunggulan kabel ini adalah tidak mudah bocor dan dapat menghantarkan gelombang elektro-magnetik serta tahan terhadap gaya lateral dan lentur. Namun demikian seiring dengan waktu maka penuaan menjadi hal yang tidak dapat terelakkan. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan metode Time Domain Reflectometry (TDR) untuk pencarian lokasi kerusakaan pada kabel koaksial. Metode yang digunakan adalah penentuan lokasi kerusakan kabel secara memeriksa yaitu memeriksa secara visual dan diukur menggunakan mistar dan kemudian dibandingkankan  dengan metode TDR. Pengembangan metode TDR ini dapat dilakukan dengan menggunakan pembangkit pulsa dan osiloskop untuk membaca hasil dari sinyal incident dan refleksi dari gelombang tersebut. Kabel dibuat dengan variasi lokasi kerusakan kabel yaitu pada daerah 2 m, 5 m, 7 m, 10 m dan 12 m. Hasil pencarian lokasi dengan menggunakan metode TDR mampu mendeteksi letak kerusakan kabel  dengan error bervariasi dari 0,19% sampai dengan 0,52%. Hasil ini cukup akurat karena kurang dari 1 %. Sehingga dapat membantu dalam inspeksi kabel pada reaktor nuklir dengan lebih mudah.

Kata kunci : TDR; kabel coaxial; penuaan; deteksi kerusakan kabel

 


Keywords


TDR; coaxial cable; aging; cable fault detection



DOI: http://dx.doi.org/10.32493/epic.v3i2.3727

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 EPIC (Journal of Electrical Power, Instrumentation and Control)

Indexed by,

    

   

p-ISSN : 2615-0646

e-ISSN : 2614-8595

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.