PERENCANAAN PLTS ON GRID DILENGKAPI PANEL ATS DI LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI KETAPANG

Erick Radwitya, Yudi Chandra

Abstract


Terbatasnya energi fosil di Indonesia menyebabkan adanya pengembangan energi baru terbarukan. Energi terbarukan merupakan energi non-fosil yang berasal dari alam. Pemanfaatan energi surya bisa dilakukan dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau Solar Home System (SHS). Perencanaan PLTS menggunakan sistem on grid, sistem masih terkoneksi dengan jaringan PLN. Sistem dimanfaatkan sebagai backup untuk aliran listrik. Sistem akan bekerja secara otomatis ketika aliran listrik PLN terputus dengan memanfaatkan panel ATS (Automatic Transfer Switch). Perencanaan dilakukan dengan pemilihan komponen PLTS, beban yang dibutuhkan 1119 Watt, lama waktu penyinaran efektif 5,08 jam/hari. kemudian melakukan perhitungan komponen PLTS, menentukan tata letak penempatan panel surya dan panel ATS (Automatic Transfer Switch). Setelah diketahui komponen yang dipergunakan barulah dapat dilakukan perhitungan anggaran biaya yang akan direkomendasikan. Sistem PLTS direncanakan untuk memenuhi kekurangan energi listrik di laboratorium Teknik Elektro apabila jaringan listrik PLN terputus. Hasil perencanaan PLTS sistem on grid menggunakan komponen panel surya 48 buah dengan kapasitas 500 Wp, inverter 1 buah dengan kapasitas 1500 Watt, baterai berkapasitas 200 Ah 48 Volt sebanyak 3 buah dan solar charge controller berkapasitas 60 A sebanyak 2 buah. Biaya investasi yang direkomendasikan sebesar Rp 143.184.268,00.

Kata kunci : PLTS; Sistem On Grid; Lab.Teknik Elektro; ATS


Keywords


Solar Power; On Grid System; Electrical Enginering Laboratory; ATS



DOI: http://dx.doi.org/10.32493/epic.v3i1.5740

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 EPIC (Journal of Electrical Power, Instrumentation and Control)

Indexed by,

    

   

p-ISSN : 2615-0646

e-ISSN : 2614-8595

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.