Transformasi Pemasaran UMKM dengan Digital Marketing: Solusi Pemasaran di Era Modern di Kecamatan Bojongsari
DOI:
https://doi.org/10.32493/abms.v6i2.48890Abstract
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan tema Peningkatan Kapasitas UMKM Melalui Inovasi Pembukuan Sederhana: Solusi Penguatan Keuangan Usaha Mikro di Era Digital. UMKM merupakan sektor dominan dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan, khususnya pada aspek pencatatan yang sistematis dan terdokumentasi. Banyak pelaku UMKM belum memiliki pemahaman dan keterampilan dasar dalam pembukuan, yang berdampak pada terbatasnya akses permodalan dan rendahnya profesionalitas usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana, baik manual maupun digital, kepada pelaku UMKM dan individu masyarakat. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan interaktif, serta simulasi pembuatan laporan keuangan dasar menggunakan media sederhana seperti buku kas, Excel, dan aplikasi seperti BukuWarung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya pencatatan keuangan, keterampilan dalam menggunakan alat pembukuan, serta kesadaran untuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Inovasi pembukuan sederhana terbukti menjadi solusi strategis bagi UMKM dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan daya saing usaha mereka di tengah tantangan digitalisasi ekonomi.
Kata Kunci: UMKM; pembukuan sederhana; literasi keuangan; digitalisasi;
References
Kalsum, U., Ikhtiari, K., & Dwiyanti, R. (2020). Penerapan Sak Emkm Dalam Menyusun Laporan Keuangan Umkm Di Food City Pasar Segar Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen, 3(2), 92-103.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2023). Data Statistik UMKM Tahun 2023. Jakarta: Kemenkop UKM RI. [Online]. Diakses dari https://kemenkopukm.go.id.
Nuvitasari, A., & Martiana, N. (2019). Implementasi SAK EMKM sebagai dasar penyusunan laporan keuangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). International Journal of Social Science and Business, 3(3), 341- 347.
Rawun, Y., & Tumilaar, O. N. (2019). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan EMKM Dalam Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM (Suatu Studi UMKM Pesisir Di Kecamatan Malalayang Manado). Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 12(1), 57-66.
Sularsih, H., & Sobir, A. (2019). Penerapan akuntansi SAK EMKM dalam penyusunan laporan keuangan pada UMKM Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. JAMSWAP, 4(4), 10-16
Tambunan, T.H. (2009). UMKM di Indonesia: Masalah dan Kebijakan. Bogor: Ghalia Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39281/uu-no-12-tahun-2012.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Setia Setianingsih, Dzaki Taufiqul Hakim, Ika Hardila, Siti Aisyah Nurrizqi, Topan ade Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Abdimisi have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, Abdimisi recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.