Akuntansi untuk Budgeting dan Menabung untuk Tujuan Tertentu
DOI:
https://doi.org/10.32493/abms.v7i1.54390Abstract
Banyak siswa sekolah menengah masih mengalami kesulitan dalam mengelola uang saku karena belum terbiasa membuat perencanaan keuangan (budgeting) dan menabung untuk tujuan tertentu. Sebagian besar di antara mereka memiliki kebiasaan konsumtif serta kurang melakukan pencatatan pengeluaran, sehingga uang saku sering kali habis tanpa arah yang jelas. Kondisi ini menunjukkan rendahnya literasi keuangan di kalangan pelajar. 2) Permasalahan utama mitra dalam kegiatan ini adalah kurangnya pemahaman terhadap penerapan prinsip akuntansi sederhana dalam pengelolaan keuangan pribadi, terutama dalam penyusunan anggaran dan pengendalian pengeluaran. 3) Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya mengelola keuangan pribadi melalui pendekatan akuntansi sederhana serta menumbuhkan motivasi menabung secara konsisten dengan tujuan yang jelas. 4) Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi interaktif menggunakan media PowerPoint dan simulasi kasus sederhana mengenai perencanaan anggaran dan tabungan pribadi. Siswa diberikan pemahaman mengenai cara mencatat, mengatur, dan mengendalikan pengeluaran agar uang saku dapat digunakan lebih efisien. 5) Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi siswa untuk menabung, kemampuan membuat rencana keuangan sederhana, serta kesadaran dalam mencatat setiap pengeluaran. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kebiasaan finansial positif yang bermanfaat bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari.
References
Anwar, R., & Handayani, D. (2020). Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana bagi Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(1), 45–52.
Fitriyani, E., & Nurhaliza, R. (2021). Peningkatan Literasi Keuangan Melalui Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi bagi Siswa SMA. Jurnal Abdimas Ekonomi dan Pendidikan, 3(2), 98–107.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022 (SNLIK 2022). Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
Rahman, F., & Pratiwi, N. (2022). Penerapan Media Game Edukasi dalam Meningkatkan Motivasi dan Konsentrasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, 6(1), 45–54.
Setiawan, B., & Rahmawati, D. (2018). Financial Literacy Among Students: An Empirical Evidence from Indonesia. Jurnal Economia, 14(2), 123–134.
Suharti, E., & Rahma, M. (2019). Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Pribadi Melalui Literasi Keuangan di Kalangan Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(3), 211–220.
Wijayanti, T., & Santoso, H. (2020). Peran Pendidikan Akuntansi dalam Meningkatkan Kesadaran Literasi Keuangan Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 9(1), 34–42.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mega Adhelia, Gracelina Oktavia Simanjuntak, Suci Rantiandini, Raghib Assirjani, Irenne Putren

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Abdimisi have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, Abdimisi recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.