PENGEMBANGAN DAN PENDAMPINGAN SISTEM AKUNTANSI BERBASIS CLOUD PADA BUMDES GUNA MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
DOI:
https://doi.org/10.32493/abms.v7i2.61276Keywords:
Sistem Akuntansi, Cloud, Laporan KeuanganAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mengelola administrasi dan laporan keuangan secara lebih modern, efektif, dan akuntabel. Perkembangan teknologi digital mendorong BUMDes untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis cloud agar pengelolaan keuangan menjadi lebih tertib, transparan, dan efisien. Permasalahan yang dihadapi BUMDes umumnya masih berkaitan dengan pencatatan transaksi yang dilakukan secara manual, rendahnya kemampuan pengelola dalam bidang akuntansi, serta belum optimalnya penyusunan laporan keuangan yang sistematis dan tepat waktu. Kondisi tersebut menyebabkan proses pengawasan dan evaluasi usaha menjadi kurang maksimal serta berpotensi menurunkan kualitas informasi keuangan yang dihasilkan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan penggunaan sistem akuntansi berbasis cloud. Materi yang diberikan meliputi pencatatan transaksi digital, pengelolaan data keuangan, penyusunan laporan keuangan otomatis, serta pengelolaan penyimpanan data berbasis cloud. Peserta juga diberikan praktik langsung agar mampu mengoperasikan sistem secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola BUMDes dalam menggunakan sistem akuntansi berbasis cloud. Pengelola mampu melakukan pencatatan transaksi secara digital dan menyusun laporan keuangan dengan lebih cepat, sistematis, dan akurat. Selain itu, penggunaan sistem berbasis cloud membantu meningkatkan efisiensi kerja, transparansi pengelolaan keuangan, dan kualitas laporan keuangan BUMDes sehingga dapat mendukung pengembangan usaha desa yang lebih profesional dan berkelanjutan
References
Arikunto, Suharsimi. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2020). Pedoman tata kelola keuangan desa dan BUMDes. BPKP.
Bank Indonesia. (2021). Digitalisasi pengelolaan keuangan UMKM dan BUMDes. Bank Indonesia.
Hall, James A.. (2018). Accounting information systems (10th ed.). Cengage Learning.
Hery. (2017). Teori akuntansi: Pendekatan konsep dan analisis. Grasindo.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Standar akuntansi keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah (SAK EMKM). Salemba Empat.
Kasmir. (2019). Analisis laporan keuangan (12th ed.). Rajawali Pers.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes). Kemendes PDTT.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat bagi perguruan tinggi. Kemendikbudristek.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik. Andi Offset.
Mulyadi. (2016). Sistem akuntansi (4th ed.). Salemba Empat.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Literasi keuangan digital untuk UMKM dan BUMDes. OJK.
Romney, Marshall B.., & Steinbart, Paul John. (2018). Accounting information systems (14th ed.). Pearson Education.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sujarweni, V. Wiratna. (2019). Akuntansi desa: Panduan tata kelola keuangan desa. Pustaka Baru Press.
Undang-Undang Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Pemerintah Republik Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adhitya Putri Pratiwi, Listiya Ike Purnomo, Gunung Subagyo Anom Haryoso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Abdimisi have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, Abdimisi recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.