Analisis Varians Biaya Standar dan Biaya Aktual Bahan Baku Langsung Studi Kasus pada Industri Makanan Ringan di PT East Indo Fair Trading
DOI:
https://doi.org/10.32493/aktivitas.v3i2.50472Keywords:
Bahan Baku, Industri Makanan, Varians BiayaAbstract
Fenomena varians biaya bahan baku langsung yang tidak sesuai antara biaya standar dan biaya aktual sering terjadi dalam industri manufaktur, termasuk di PT East Indo Fair Trading. Ketidaksesuaian ini dapat disebabkan oleh fluktuasi harga bahan baku di pasar, kebijakan pembelian yang kurang tepat, atau inefisiensi penggunaan bahan baku dalam produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis varians biaya bahan baku langsung di PT East Indo Fair Trading serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya varians tersebut, baik dari sisi pembelian maupun penggunaan bahan baku. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan studi kasus menggunakan data primer dan sekunder serta analisis regresi linier berganda. Data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya standar bahan baku untuk satu batch produk sebesar Rp39.841. Biaya aktual mengalami penurunan dari Rp39.399 di bulan Januari menjadi Rp37.146 di bulan Desember 2024, mencerminkan efisiensi pengelolaan. Seluruh bulan menunjukkan varians negatif, dengan efisiensi tertinggi sebesar Rp2.695 pada November dan Desember. Varians ini bersumber dari perbedaan antara harga pembelian aktual dan harga standar, serta perbedaan dalam penggunaan bahan baku. Hasil uji menunjukkan bahwa harga bahan baku, kuantitas pemakaian, dan fluktuasi pasar merupakan faktor dominan penyebab varians. Harga memiliki kontribusi terbesar dalam membentuk varians, disusul oleh jumlah penggunaan dan pengaruh pasar. Ketiga faktor ini signifikan dalam menjelaskan terjadinya varians selama periode penelitian. Perusahaan menunjukkan keberhasilan dalam mengendalikan biaya bahan baku melalui pengelolaan harga dan jumlah yang lebih baik sepanjang tahun. Kesimpulannya, varians biaya bahan baku langsung di perusahaan cenderung efisien dan dipengaruhi oleh kombinasi harga, jumlah pemakaian, dan dinamika pasar. Pengendalian yang konsisten berperan dalam pencapaian efisiensi tersebut.
References
Arifin, M. Z. (2021). “Strategi Pengendalian Biaya Bahan Baku Menggunakan Analisis Varians.” Jurnal Akuntansi Kontemporer, 4(1), 13–25.
Fitriani, D. (2022). “Analisis Material Variance pada Perusahaan Manufaktur Pangan.”
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan, 15(3), 101–110.
Gunawan, F. (2023). “Efisiensi Konsumsi Bahan Baku dalam Proses Produksi: Studi pada Industri Makanan Ringan.” Jurnal Ekonomi Kreatif dan Inovasi, 7(2), 89–98.
Hilton, R. W., & Platt, D. E. (2020). Managerial Accounting: Creating Value in a Dynamic Business Environment (12th ed.). McGraw-Hill Education.
Horngren, C. T., Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2021). Cost Accounting: A Managerial Emphasis (17th ed.). Pearson.
Kamaruddin, N. (2020). “Variance Analysis in Raw Material Cost for FMCG Industry.”
International Journal of Accounting and Business, 5(2), 30–41.
Munandar, A. (2021). Perencanaan dan Pengendalian Produksi. Penerbit Salemba Empat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 AKTIVITAS Jurnal Ilmiah Akuntansi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





