Generasi SMK Cerdas Digital: Pelatihan Komunikasi Digital Kreatif dan Beretika Berlandaskan Nilai Islami bagi siswa SMK Utama Tangerang Selatan

Authors

  • Novita Intan Universitas Pamulang
  • Annisa Eka Mardiyah Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/j.png.v3i2.59487

Keywords:

literasi digital, komunikasi kreatif, etika komunikasi, nilai islami, siswa SMK

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi generasi muda secara signifikan, termasuk pada kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tingginya intensitas penggunaan media sosial tidak selalu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang memadai, khususnya dalam aspek etika komunikasi, verifikasi informasi, dan kesadaran terhadap jejak digital. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, kesadaran etika komunikasi, serta kemampuan produksi konten kreatif berbasis nilai Islami pada siswa SMK Utama Tangerang Selatan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif yang meliputi penyuluhan literasi digital, workshop komunikasi kreatif, internalisasi nilai etika komunikasi Islami, serta pendampingan produksi konten digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap literasi digital, kesadaran etika bermedia sosial, serta kemampuan membuat konten digital edukatif, dengan rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 42,0 poin persentase. Program ini juga memperkuat integrasi nilai tabayyun, amanah, dan adab dalam praktik komunikasi digital siswa. Kegiatan PkM ini diharapkan dapat menjadi model penguatan literasi digital berbasis karakter bagi generasi muda di lingkungan pendidikan menengah kejuruan.

The rapid development of digital technology has significantly transformed communication patterns among youth, including Vocational High School (SMK) students. The high intensity of social media use is not always accompanied by adequate digital literacy skills, particularly regarding communication ethics, information verification, and awareness of digital footprints. This community service program aims to enhance digital literacy, communication ethics awareness, and the ability to produce creative content based on Islamic values among students at SMK Utama Tangerang Selatan. The method employed is an educative-participatory approach, encompassing digital literacy counseling, creative communication workshops, internalization of Islamic communication ethics, and mentoring in digital content production. The results indicate an improvement in students’ understanding of digital literacy, awareness of social media ethics, and proficiency in creating educative digital content, with an average improvement of 42.0 percentage points. This program also strengthens the integration of the values of tabayyun (verification), amanah (trustworthiness), and adab (etiquette) in students’ digital communication practices. This community service activity is expected to serve as a model for character-based digital literacy reinforcement for the younger generation within secondary vocational education.

References

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2025). Survei Profil Internet Indonesia 2025. Jakarta: APJII.

Azis, A., & Rusydiyah, E. F. (2025). Literasi digital dalam pendidikan Islam: Tantangan etika dan pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 1–15.

Badri, M. (2022). Pribumi digital moderat: Profil kecakapan komunikasi digital generasi Z. Jurnal Riset Komunikasi, 5(2), 291–303.

Bessong, C. D. (2024). Digital literacy and its effect on learners’ civic engagement in adult and vocational education. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 37(4), 418–431.

Dinata, K. B. (2021). Analisis kemampuan literasi digital mahasiswa. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 19(1), 1–10. https://doi.org/10.31571/edukasi.v19i1.2499

Hasanah, U., & Sukri, A. (2025). Etika digital dalam pendidikan Islam: Kritik terhadap pendekatan literasi digital teknis. Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(1), 88–103.

Hidayati, P. I., Qomariyah, I. N., & Kartikasari, N. (2023). Edukasi hukum dan etika dalam penggunaan sosial media dan jejak digital bagi masyarakat. Anfatama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1).

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2024). Siaran Pers No. 07/HM/KOMINFO/01/2024: Tingkatkan Literasi Digital, Kominfo Latih Lebih dari 24 Juta Orang. Jakarta: Kominfo.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, & Katadata Insight Center. (2022). Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2022. Jakarta: Kominfo & Katadata Insight Center.

Purmadi, A., Muzakkir, M., & Astuti, E. R. P. (2022). Developing m-learning applications to support digital literacy of vocational high school students. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran, 9(3), 291–301. https://doi.org/10.17977/um031v9i32022p291

Puspaningtyas, K. A. Y., Mutia, F., & Ghazali, A. M. (2024). Civic literacy in the information age: A survey of vocational high school student in Sidoarjo, Indonesia. Cogent Social Sciences, 10(1), Article 2350109. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2350109

Rahmadhany, A. A. (2021). Fenomena penyebaran hoax dan hate speech pada media sosial. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Bisnis, 3(1), 30–43.

Rico Oktavian, E., & Sulistyowati, F. (2024). Peran literasi digital remaja dalam menghadapi penyebaran berita hoaks. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 3(1), 38–46. https://doi.org/10.47431/JKP.V3I1.401

Rozy, N. F., Bakti, A. F., Azhari, M., Khairani, D., Sulistiya, N. I., & Zulhazmi, A. Z. (2025). Improving digital safety and ethical awareness through community service. Mimbar Agama Budaya, 42(1). https://doi.org/10.15408/mimbar.v42i1.4717

Rusdy, M. (2021). Pengaruh literasi digital terhadap pencegahan informasi hoaks pada remaja di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe. Jurnal Pekommas, 6(2). https://doi.org/10.56873/jpkm.v6i2.4271

Safuan, M. (2022). Adab komunikasi dalam Islam: Bijak dalam bermedia sosial. Hikmah, 16(2), 280–296.

Saputra, I. A., Ramadhani, A., Khairunnisa, M. Z., & Ainiyah, D. N. (2024). Pengaruh literasi digital terhadap prestasi akademik siswa menengah atas. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 25–31. https://doi.org/10.58706/JIPP.V3N1.P25-31

Setiawan, I. (2025). Building digital ethics in the perspective of Islamic Religious Education. Journal of Research in Islamic Education, Artikel 5929.

Simbolon, B. R., Simamora, P. R. T., Sitorus, H. V. S., Ginting, E. A., Perwirawati, E., Aruan, R. V., Laia, V., & Munthe, E. E. A. (2024). Pelatihan komunikasi digital untuk meningkatkan keterampilan literasi digital Generasi Z. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2).

Winduwati, S., Lavenia, A., Rahardja, J., Gunawan, T. A. F., Zabdi, R. R., & Puspitaningrahayu, W. (2025). Pengembangan personal branding remaja di media sosial. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 8(2), 463–470.

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Intan, N., & Eka Mardiyah, A. (2026). Generasi SMK Cerdas Digital: Pelatihan Komunikasi Digital Kreatif dan Beretika Berlandaskan Nilai Islami bagi siswa SMK Utama Tangerang Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi , 3(2), 272–288. https://doi.org/10.32493/j.png.v3i2.59487