PENGEMBANGAN KOMPETENSI KOMUNIKASI BISNIS SENSITIF BUDAYA BAGI PELAJAR SMK TELEKOM BERBASIS KEARIFAN LOKAL TANGERANG SELATAN

Authors

  • Surti Wardani Simamora Universitas Pamulang
  • Ahmad Dimyati Universitas Pamulang
  • Ahmad Firdaus Universitas Pamulang
  • Putri Nazwa Universitas Pamulang
  • Muhammad Panji Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/j.png.v3i2.62412

Keywords:

komunikasi bisnis lintas budaya, kearifan lokal, sensitivitas budaya, kompetensi komunikasi, pelajar SMK

Abstract

Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dipersiapkan memasuki dunia kerja memerlukan kompetensi komunikasi bisnis yang profesional sekaligus sensitif terhadap budaya. Observasi dan diskusi dengan pihak SMK Telekom Tangerang Selatan menunjukkan bahwa siswa masih memiliki keterbatasan dalam memahami komunikasi bisnis lintas budaya dan belum optimal memanfaatkan nilai kearifan lokal sebagai landasan etika komunikasi profesional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengembangkan kompetensi komunikasi bisnis sensitif budaya berbasis kearifan lokal Tangerang Selatan melalui edukasi, pelatihan, dan praktik yang mengintegrasikan nilai budaya lokal. Materi mencakup komunikasi bisnis, komunikasi lintas budaya, etika profesional, komunikasi pemasaran, serta penerapan nilai lokal dalam interaksi bisnis. Metode yang digunakan bersifat partisipatif melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan siklus diagnose, plan, act, dan reflect, meliputi ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, simulasi, dan role-play. Kegiatan dilaksanakan pada 23-25 April 2026 dan diikuti 45 siswa/i dari target 35 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai komunikasi bisnis profesional, kemampuan mengintegrasikan nilai kearifan lokal seperti kesopanan dan gotong royong ke dalam praktik komunikasi, serta peningkatan keterampilan komunikasi melalui simulasi dan presentasi. Luaran program meliputi peningkatan kompetensi siswa, modul pembelajaran komunikasi bisnis sensitif budaya, publikasi ilmiah, serta penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMK yang profesional, adaptif, dan menghargai keberagaman budaya.

Vocational high school (SMK) students preparing to enter the workforce need business communication competence that is both professional and culturally sensitive. Observation and discussion with SMK Telekom South Tangerang revealed that students still have limited understanding of culturally sensitive business communication and have not optimally utilized local wisdom as a foundation for professional communication ethics. This Community Service (PKM) activity aims to develop culturally sensitive business communication competence based on the local wisdom of South Tangerang through education, training, and practice that integrates local cultural values. The materials covered business communication, cross-cultural communication, professional ethics, marketing communication, and the application of local values in business interaction. The method used was participatory, applying a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach with a diagnose, plan, act, and reflect cycle, including interactive lectures, discussions, case studies, simulations, and role-play. The activity was held on 23-25 April 2026 and attended by 45 students out of a target of 35. The results show increased student understanding of professional business communication, the ability to integrate local wisdom values such as courtesy and mutual cooperation into communication practice, and improved communication skills through simulation and presentation. Program outputs include improved student competence, a culturally sensitive business communication learning module, scientific publication, and strengthened partnership between the university and the school. The program is expected to improve the employability of SMK graduates who are professional, adaptive, and respectful of cultural diversity.

References

Aririguzoh, S. (2022). Communication competencies, culture and SDGs: Effective processes to cross-cultural communication. Humanities and Social Sciences Communications, 9, 96. https://doi.org/10.1057/s41599-022-01109-4

Bovee, C. L., & Thill, J. V. (2022). Business communication essentials (9th ed.). Pearson.

Cardon, P. W. (2021). Business communication: Developing leaders for a networked world (5th ed.). McGraw-Hill Education.

Fitrah, M., & Hartati, S. (2021). Strategi integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 91-101.

Fuad, A. H., Salim, M. N., & Hariastuti, R. T. (2022). Experiential learning sebagai teknik bimbingan klasikal untuk meningkatkan pemahaman karier siswa. Nusantara of Research, 9(3), 250-263.

Ingram, M., Gall, A., Murrieta, L., & de Zapien, J. G. (2021). Community engagement strategies in a participatory action research study with farmworkers. In P. Liamputtong (Ed.), Handbook of social inclusion. Springer.

Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing management (16th ed.). Pearson.

Nadeem, M. U., Kulich, S. J., Zabrodskaja, A., & Bokhari, I. H. (2023). The impact of empathy, sensation seeking, anxiety, uncertainty, and mindfulness on the intercultural communication in China during the COVID-19. Frontiers in Public Health, 11, 1223215. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1223215

Samovar, L. A., Porter, R. E., McDaniel, E. R., & Roy, C. S. (2022). Communication between cultures (10th ed.). Cengage Learning.

Schislyaeva, E. R., & Saychenko, O. A. (2022). Labor market soft skills in the context of digitalization of the economy. Social Sciences, 11(3), 91. https://doi.org/10.3390/socsci11030091

Wardani, S., & Dimyati. (2025). Pengembangan pembelajaran komunikasi berbasis praktik dalam meningkatkan kompetensi komunikasi siswa SMK. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 9(1), 45-58.

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Wardani Simamora, S., Dimyati, A., Firdaus, A., Nazwa, P., & Panji, M. (2026). PENGEMBANGAN KOMPETENSI KOMUNIKASI BISNIS SENSITIF BUDAYA BAGI PELAJAR SMK TELEKOM BERBASIS KEARIFAN LOKAL TANGERANG SELATAN. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi , 3(2), 368–382. https://doi.org/10.32493/j.png.v3i2.62412