Enhancing Legal Awareness of Rural Communities regarding Formal Legal Requirements in the Acquisition of Land Rights

Authors

  • Fenny Wulandari Lecturer, Master of Law Program, Pamulang University
  • Doni Romdoni Saputra Students of the Master of Law Program, Pamulang University
  • Ali Musa Virgianto Students of the Master of Law Program, Pamulang University
  • Dita Indah Sarid Students of the Master of Law Program, Pamulang University
  • Dede Haryadi Students of the Master of Law Program, Pamulang University
  • Eva Varida Students of the Master of Law Program, Pamulang University

Keywords:

Legal Awareness, Community, Formal Legality, Land Rights

Abstract

Ciruas Sub-district, as the capital of Serang Regency, possesses significant potential, particularly in the agricultural sector with leading commodities such as water spinach (kangkung), stinky bean (petai), ginger, and banana. However, the main problem faced by the community is the low legal awareness regarding the formal legality of land rights. Many residents still manage their land informally without a valid certificate, which leads to legal uncertainty, potential disputes, and hinders access to government programs and financial institutions.

To address this issue, this community service proposal offers a solution in the form of structured and sustainable legal counseling and education on land law. This initiative involves and collaborates with the National Land Agency (BPN), village officials, the Legal Aid Institution (LBH), and the Community Service Team from the Master of Law Program at Pamulang University. Key activities include counseling on land legality, direct consultation clinics, assistance in processing land certificates, and providing easily understandable information media.

This approach also integrates entrepreneurship and modern agricultural training to increase the community's motivation to process land legality as part of local economic development. The expected outcomes are dissemination through a call for papers and publication in online mass media and national community service journals. Through the implementation of this program, it is hoped that Ciruas Sub-district can optimize its agrarian resource potential and sustainably improve community welfare

References

Al Arif, M. N. F., & Karsa, P. L. (2022). Pembentukan Kecamatan di Kota Serang: Penguatan Otonomi Daerah dan Good Governance dalam Pelayanan Publik. Perspektif: Kajian Masalah Hukum Dan Pembangunan, 27(2), 104-114.

Andari, C. P. (2019). Akibat Hukum Asas Pemisahan Horizontal Dalam Peralihan Hak Atas Tanah. Notarius, 12(2), 703-717.

Bimantara, A. (2025). Politik hukum pertanahan dalam upaya penyelesaian sengketa pertanahan di Indonesia. Jurnal Cahaya Hukum Nusantara, 1(1), 1-10.

Djuniarti, E. (2023). The Right to Control Land by The State in Use of Land for Investment. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 23(4), 483-494.

Fadlurachman, F. (2020). Persepsi petani terhadap kegiatan bertani dan pengaruhnya bagi kecenderungan petani menjual lahan di Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang (Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

https://ciruas.serangkab.go.id/page/profil-kecamatan

https://serangkab.bps.go.id/id

Novita, I. (2022). Kebijakan Hukum Kementerian ATR/BPN Terhadap Pencegahan Mafia Tanah dalam Basis Penerapan Sistem Pendaftaran Tanah (Master's thesis, Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia)).

Nuriyanto, N. (2020). Urgensi Reforma Agraria; Menuju Penataan Penggunaan Tanah Yang Berkeadilan Sosial. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 29-45.

Rahmah, S., & Putra, B. S. A. (2024). Peluang dan Tantangan Bantuan Hukum di Daerah Pedesaan. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 4(2), 64-71.

Ramadani, F. E. (2022). Konflik sosial perebutan lahan perkebunan. Paradigma, 11(1).

Riduwan, A. (2016). Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh perguruan tinggi. Ekuitas (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 3(2), 95.

Salmande, A., Hakim, A. L., Qawi, M. R., & Ramdhani, M. F. A. (2023). Kajian Desain Pengembangan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah Perdesaan. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 16(1), 85-98.

Sari, I. (2017). Hak-hak atas tanah dalam sistem hukum pertanahan di Indonesia menurut Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). Jurnal Mitra Manajemen, 9(1).

Sugito, S., Zulfida, I., Dewi, D. S., Harahap, E. H., Mahuli, J. I., Pangeran, P., & Lubis, R. H. (2025). Pemberdayaan Petani Milenial melalui Edukasi Hukum Agraria, Inovasi Teknologi Pertanian, dan Manajemen Agribisnis Berbasis Platform Digital. Journal Liaison Academia and Society, 5(2), 22-33.

Wardiyanto, Bintoro, Siti Aminah, and Ucu Martanto. Percikan pemikiran tata kelola dan pembangunan desa. Airlangga University Press, 2016.

Wekke, I. S. (2022). Metode Pengabdian Masyarakat: Dari Rancangan ke Publikasi. Penerbit Adab.

Downloads

Published

2026-02-26