IMPLEMENTATION OF SYARIAH ECONOMIC PRINCIPLES IN FINANCIAL MANAGEMENT AT BMT AL FALAH BERKAH SEJAHTERA
Keywords:
BMT Al Falah Berkah Sejahtera, Islamic economics, financial management, Islamic financing, financial literacy.Abstract
This study aims to analyze the implementation of sharia economic principles in financial management practices at BMT Al Falah Berkah Sejahtera. In the context of the increasing need for an ethical and Islamic value-based financial system, BMT as a sharia microfinance institution has an important role in realizing financial inclusion and community empowerment. This study uses a qualitative approach with literature study methods and documentation analysis to gain an in-depth understanding of the application of sharia values, such as justice, transparency and usury violations and the challenges faced by institutions in their practices. The results of this study indicate that BMT Al Falah Berkah Sejahtera has implemented sharia principles through a profit-sharing financing scheme, the establishment of a Sharia Supervisory Board, and community economic empowerment programs. However, challenges such as low literacy, regulatory dynamics, and competition with conventional institutions are still obstacles that need to be overcome. This study concludes that the success of implementing sharia principles is determined by the synergy between institutional commitment, value alignment and strategic innovation in facing changes in the external environment.
References
Ali, M. (2019). Peran Dewan Pengawas Syariah dalam Penguatan Tata Kelola Lembaga Keuangan Mikro Syariah. Jurnal Ekonomi Syariah, 123–135.
Amalina, N. (2018). Peran Edukasi Syariah terhadap Literasi Nasabah. Jurnal Dakwah dan Ekonomi Islam, 6(2), 90–104.
Arifin, M. (2017). Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Syariah: Studi Kasus di Jawa Timur. Jurnal Keuangan Syariah, 5(2), 81–93.
Asutay, M. (2012). Konsep Modal Sosial dalam Keuangan Syariah: Analisis Kritis. Jurnal Internasional Keuangan dan Manajemen Syariah.
Dewi, R. (2020). Analisis Kepuasan Nasabah pada BMT Syariah. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Islam, 6(2), 88–99.
Fauziah, N. (2020). Strategi Manajemen Keuangan Syariah dalam Menghadapi Krisis Ekonomi. Jurnal Manajemen Syariah Terapan, 7(1), 59–71.
Feriyanto. (2021). Pemberdayaan Ekonomi melalui Lembaga Keuangan Mikro Syariah. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 33–45.
Fitrian, A. (2022). Implementasi Dewan Pengawas Syariah dalam Praktik Operasional BMT. Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam, 215–226.
Hamdani, E. (2021). Implementasi Transparansi dan Akuntabilitas dalam Operasional BMT. Jurnal Audit dan Keuangan Islam, 6(1), 41–52.
Hassan, M. K., & Lewis, M. K. (2007). Handbook of Islamic Banking. Jurnal Ekonomi Syariah Internasional.
Hassan, M. K., & Maulana, H. (2021). Alternatif Pembiayaan Syariah dalam Mendorong Kesejahteraan Umat. Jurnal Ekonomi Islam, 150–160.
Hidayatullah, N. (2022). Transformasi Digital BMT dalam Menghadapi Persaingan Lembaga Keuangan. Jurnal Teknologi Keuangan Islam, 3(1), 33–47.
Indrawati, T. (2019). Efektivitas Skema Bagi Hasil pada Lembaga Keuangan Syariah. Jurnal Akuntansi dan Investasi Syariah, 5(1), 44–53.
Isnaini, F. (2019). Pengaruh Kompetensi SDM terhadap Kepatuhan Syariah di BMT. Jurnal Pengembangan Ekonomi Islam, 5(3), 129–140.
Khairunnisa, L. (2020). Literasi Keuangan Syariah dalam Meningkatkan Kinerja UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(1), 17–28.
Kurniawan, A. (2022). Analisis SWOT Pengembangan BMT di Wilayah Perkotaan. Jurnal Strategi dan Bisnis Islam, 3(2), 94–105.
Lestari, P. (2021). Optimalisasi Fungsi DPS dalam Mencegah Pelanggaran Syariah. Jurnal Syariah dan Perbankan, 10(1), 19–30.
Maulana, A. (2019). Model Manajemen Risiko pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah. Jurnal Ekonomi Islam Nusantara, 7(1), 55–70.
Muhammad. (2019). Nilai-nilai Syariah dalam Manajemen Keuangan Mikro. Jurnal Manajemen Syariah, 45–59.
Marzuki, R. (2018). Konsep Keadilan dalam Pembiayaan Syariah. Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 4(3), 142–151.
Muttaqin, M. (2019). Kajian Prinsip Gharar dalam Produk Pembiayaan. Jurnal Ekonomi Islam, 11(2), 118–129.
Nasution, A. (2018). Literasi Syariah di Kalangan Nasabah Lembaga Keuangan Mikro. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 75–89.
Rahman, F. (2022). Regulasi dan Tantangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah di Indonesia. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 90–102.
Rachmawati, Y. (2018). Efektivitas Program Pemberdayaan Ekonomi BMT terhadap Pengembangan UMKM. Jurnal Sosial Ekonomi Islam, 4(1), 15–27.
Santosa, H. (2017). Peran BMT dalam Inklusi Keuangan Syariah. Jurnal Ekonomi Islam Indonesia, 3(2), 75–84.
Siregar, D. (2020). Sinergi Lembaga Syariah dan Komunitas Lokal dalam Pemberdayaan Ekonomi. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Umat, 2(1), 22–35.
Suryani, I., & Abdullah, F. (2018). Pengaruh Pembiayaan Syariah terhadap Pemberdayaan Ekonomi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 4(2), 101–112.
Syafitri, L. (2020). Perbandingan Sistem Konvensional dan Syariah dalam Pembiayaan Mikro. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 8(3), 113–123.
Wardani, R. (2021). Tantangan Regulasi Bagi BMT dalam Era Digital. Jurnal Perbankan dan Keuangan Syariah, 9(3), 144–158.
Zain, M. (2017). Tantangan Penerapan Prinsip Syariah dalam Sistem Keuangan Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah, 250–262.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).