The Performativity of Women's Language in the Film Women from Rote Island as a Reinforcement of Gender Roles
Keywords:
Performativity of Language, woman, Judith Butler, Reinforcement of Gender Roles, Women from Rote IslandAbstract
This study aims to analyze the linguistic performativity of women in the film Women from Rote Island as a reinforcement of gender roles. This study employs Judith Butler's gender performativity approach using qualitative methods and visual text analysis focused on analyzing female characters' dialogue, particularly word choice, language style, and intonation. Data was collected through documentation techniques and literature review, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study identified five patterns of linguistic performativity: aggressive language (assertion of agency and control), sarcastic language (intellectual resistance), angry language (demand for justice), collective language (social mobilization), and philosophical language (justification and extreme actions). These patterns performatively reinforce women's verbal agency, challenge patriarchal norms, and assert their right to speak out and demand justice, which directly strengthens gender roles. These findings contribute to a deeper understanding of how language is used as a strategic medium for the formation and reinforcement of gender identity in the context of Indonesian cinema
References
Alfi, K. Z., Syamsi, K., Efendi, A., & Hartono, H. (2023). Women’s domination in their relationship with language in the movie Tilik The Series. Indonesian Journal of EFL and Linguistics, 8(2), 145–160. https://doi.org/10.21462/ijefl.v8i2.567
Alfiyah, A., Suhardi, I., & Ryolita, W. P. (2023). Identifikasi performativitas gender dalam novel Sisi Gelap Cinta karya Mira W. Jurnal Hawa: Studi Pengarusutamaan Gender dan Anak, 6(1), 99–109.
Alimi, R., & Nurwati, N. (2021). Faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga terhadap wanita. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 211–219. https://jurnal.unpad.ac.id/jppm/article/view/34543
Annatasya, B. F., & Saksono, L. (2024). Resistensi perempuan melawan budaya patriarki melalui bahasa dalam film. Jurnal Resistensi Perempuan, 5(2), 101–118.
Austin, J. L. (2011). How to Do Things with Words. Harvard University Press.
Badan Pusat Statistik. (2024, 6 Mei). Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Indonesia mengalami penurunan yang signifikan menjadi 0,447, menunjukkan perbaikan yang stabil dalam kesetaraan gender. https://www.bps.go.id
Badan Pusat Statistik. (2024, 2 Desember). Angka Partisipasi Murni (APM) menurut jenjang pendidikan tahun 2024. https://www.bps.go.id
Boas, I., de Pater, N., & Furlong, B. T. (2023). Melampaui stereotip: Peran gender dalam hubungan perubahan lingkungan dan mobilitas manusia. Iklim dan Pembangunan, 15(1), 1–9.
Butler, J. (2011). Bodies That Matter: On the Discursive Limits of Sex. Routledge.
Butler, J. (2011). Gender Trouble: Feminism and the Subversion of Identity. Routledge.
Butler, J. (2021). Excitable Speech: A Politics of the Performative. Routledge.
Demi Setara. (2020). Pembangunan Inklusif Gender dan Desentralisasi Pemerintahan: Memperkuat Suara dan Pengaruh Perempuan melalui Aksi Kolektif di Daerah Perdesaan Indonesia.
Dhiyaa Thurfah Ilaa. (2021). Feminisme dan kebebasan perempuan Indonesia dalam filosofi. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 211–220.
Ernada, D. (2023). Ketimpangan gender dalam ruang publik: Perspektif budaya patriarki. Jurnal Sosiologi, 9(1), 35–50.
Farid, M. R. A. (2019). Kekerasan terhadap perempuan dalam ketimpangan relasi kuasa: Studi kasus di Rifka Annisa Women's Crisis Center. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 14(2), 175–190.
Farrel, A. (2024). Analisis Resepsi Mahasiswa Jabodetabek terhadap Kekerasan Simbolik dalam Drama 13 Reasons Why (Skripsi Sarjana). Universitas Multimedia Nusantara.
Inayah, Z. R., & Fauzi, A. M. (2024). Pembebasan seksualitas dan gender dalam film The Danish Girl: Studi analisis teori performativitas Judith Butler. Paradigma, 13(1), 131–140.
Karkono, K., Maulida, J., & Rahmadiyanti, P. S. (2020). Budaya patriarki dalam film Kartini (2017) karya Hanung Bramantyo. Kawruh: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Lokal, 2(1).
Kepakisan, N. K. A. C., & Aji, G. F. S. (2023). Strukturasi kekuasaan dan kekerasan simbolik dalam novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer: Perspektif Pierre Bourdieu. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 16(1), 11–21.
Kuncoro, S. B. (2023). Resistensi tokoh-tokoh perempuan terhadap patriarki dalam novel Garis Perempuan. Jentera: Jurnal Bahasa dan Sastra, 15(1), 45–62.
Nur. (2024). Resistensi tokoh utama perempuan terhadap dominasi patriarki di Minangkabau. Interaksi Online, 12(3), 150–170.
Permatasari, D. B. A. (2025). Representasi sistem patriarki dalam cerpen “Laki-Laki yang Tersedu” karya Puthut E.A. Jurnal Salaka: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia, 2(1), 60–72.
Pinasthika, E. E., Hasfi, N., & Manalu, R. (2024). Pemaknaan khalayak terhadap performativitas gender dalam film Kucumbu Tubuh Indahku. Interaksi Online, 12(2), 314–325.
Puspito, P., Widharyanto, B., & Herujiyanto, A. (2023). Perlawanan perempuan terhadap diskriminasi dalam novel Lusi Lindri karya Y. B. Mangunwijaya. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 19(2), 211–225.
Putri, R. N., & Sari, D. P. (2025). Konstruksi perempuan dalam kumpulan cerpen Parade yang Tak Pernah Usai: Kajian feminisme liberal. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(1), 91–106.
Rini, W. A., Sunga, S. A. T., Paramitha, G., Tahalele, N. K., & Arifianto, Y. A. (2025). Semiotic analysis of moral messages in the film Women from Rote Island for Christian religious education. Technium Social Sciences Journal, 67, 479–491.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sumakud, V. P. J., & Septyana, V. (2020). Analisis perjuangan perempuan dalam menolak budaya patriarki (Analisis wacana kritis Sara Mills pada film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak). Jurnal Semiotika, 14(1), 77–100.
Ulva, A., Juanda, J., & Saguni, S. S. (2025). Konstruksi perempuan dalam kumpulan cerpen Parade yang Tak Pernah Usai: Kajian feminisme liberal. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(1), 91–106.
Yusuf, A., & Torro, S. (2023). Peran kepemimpinan perempuan adat dalam mobilisasi sosial dan partisipasi pembangunan di desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(1), 50–65.