Lapak Baca Dan Edukasi Literasi: Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Taman Bermain Kolong Sutet, Kelurahan Grogol Limo, Depok

Authors

  • Jamaludin Universitas Pamulang
  • Saudi Ega Putra Universitas Pamulang
  • Intan Ali Septiana Zain Universitas Pamulang
  • Saddam Rasyid Alfaruk Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/abdilaksana.v7i1.57901

Keywords:

literasi, Lapak Baca, pemberdayaan masyarakat, minat baca, retelling

Abstract

Program Lapak Baca dan Edukasi Literasi di Taman Bermain Kolong Sutet, Kelurahan Grogol Limo, Depok, merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan literasi anak-anak dan warga sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan program serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan minat baca, dan (2) mengevaluasi kontribusinya dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan keterampilan literasi dan kemampuan menceritakan kembali hasil bacaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pengalaman langsung (experiential learning), meliputi penyediaan koleksi buku yang beragam, pemilihan buku oleh peserta, sesi membaca mandiri, kegiatan retelling, serta evaluasi dan diskusi reflektif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Lapak Baca berhasil meningkatkan motivasi intrinsik untuk membaca, pemahaman teks, keterampilan komunikasi, dan berpikir kritis anak-anak. Selain itu, kegiatan ini memberdayakan masyarakat melalui partisipasi aktif, interaksi sosial, dan pembelajaran informal, sehingga memperkuat budaya literasi lokal. Temuan ini menegaskan bahwa program literasi berbasis komunitas dapat menjadi model efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial, khususnya di kawasan urban dengan akses literasi terbatas.

References

UNESCO; 2017. 2. Republik

Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta: Sekretariat Negara; 2007.

Pemerintah Kota Depok. Peraturan Wali Kota Depok Nomor 40 Tahun 2025 tentang Pengembangan Budaya Literasi. Depok: Pemkot Depok; 2025.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Peta jalan pengembangan literasi nasional. Jakarta: Kemendikbudristek; 2021.

UNESCO. (2017). Reading in the digital age: Literacy for all. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://unesdoc.unesco.org/

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2021). Survei Literasi Nasional 2021: Laporan hasil penelitian. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://www.badanbahasa.kemdikbud.go.id/

Muhammadah, S., & Ahyad, M. (2025). The influence of community based literacy programs on reading interest and achievement of elementary school students. Journal of Elementary School Research and Development, 1(1), 28–38. https://doi.org/10.65663/basico.v1i1.46

Mappaturung, L. N. I., Arwadi, F., Haris, H., Kurniawan, M. I., & Mulyani, A. (2024). Meningkatkan minat membaca dan literasi siswa sekolah dasar melalui program kerja lapak baca. Jurnal Hasil Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.35580/jhp2m.v2i2.675

Nur'aeni, R., Nurhayati, S., & Ansori, A. (2025). Enhancing community literacy through community engagement strategy: A descriptive study in community reading park. Empowerment: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah. https://doi.org/10.22460/empowerment.v12i2.4098

Additional Files

Published

2026-01-31