Penyuluhan Pembuatan Larutan Pengharum Karpet di Masjid Al Muhajirin 1, Depok

Authors

  • Didik Iswadi Universitas Pamulang
  • Nazwa Marsyandra Putri Universitas Pamulang
  • Robby Miftahul Huda Universitas Pamulang
  • Hasna May Puspitasari Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/abdilaksana.v7i1.58056

Keywords:

Masjid Al Muhajirin 1, Pengharum Karpet, Pengabdian Masyarakat, Pelatihan, Efisiensi Biaya

Abstract

Kenyamanan tempat ibadah, khususnya masjid, sangat dipengaruhi oleh kebersihan dan aroma lingkungannya. Masjid Al Muhajirin 1 di Depok menghadapi tantangan dalam menjaga kesegaran karpet yang sering berbau lembap akibat tingginya frekuensi penggunaan oleh jemaah. Di sisi lain, ketergantungan pada produk pengharum komersial menimbulkan beban biaya operasional yang cukup tinggi bagi kas masjid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan larutan pengharum karpet mandiri yang berkualitas dan ekonomis. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi sesi edukasi teoretis mengenai bahan kimia aman, demonstrasi peracikan, serta praktik mandiri oleh pengurus masjid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dan pengetahuan mitra dalam teknik pencampuran bibit parfum, pelarut, dan zat pengikat (fixative). Larutan yang dihasilkan terbukti mampu menekan biaya pengadaan hingga 50-60% dibandingkan produk komersial dengan ketahanan aroma yang lebih lama. Program ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan jemaah dalam beribadah, tetapi juga mendorong kemandirian tata kelola rumah tangga Masjid Al Muhajirin 1 secara berkelanjutan.

References

Badan Standarisasi Nasional. (2017). Standar Keamanan Bahan Kimia Rumah Tangga.

Mulyanto, dkk. (2021). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Kewirausahaan Produk Kebersihan. Jurnal Pengabdian Masyarakat.

Arifin, M., & Kurniawan, A. (2020). Manajemen kebersihan dan sanitasi tempat ibadah dalam meningkatkan kekhusyukan jemaah. Jurnal Manajemen Masjid, 4(2), 112-125.

Atmadja, W. S. (2018). Teknologi pembuatan parfum dan produk pembersih skala rumah tangga. Bandung: Alfabeta.

Badan Standarisasi Nasional. (2021). SNI 06-2588-1992: Produk pembersih rumah tangga dan standar mutu bahan kimia. Jakarta: BSN.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 62 Tahun 2017 tentang Izin Edar Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniawan, D., Sari, P., & Hidayat, R. (2022). Pelatihan pembuatan parfum laundry sebagai upaya pemberdayaan ekonomi dan efisiensi biaya operasional komunitas. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 8(1), 45-53.

Mulyanto, H. (2019). Karakteristik dan volatilitas bahan kimia pelarut dalam industri wangi-wangian. Yogyakarta: Deepublish.

Nurdin, F., & Syam, A. (2021). Pemberdayaan takmir masjid melalui pelatihan keterampilan teknis tata kelola rumah tangga masjid. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat, 3(3), 210-218.

Prasetyo, B. (2015). Kimia terapan: Formulasi bahan pembersih dan pewangi. Jakarta: Erlangga.

Sari, R. K., & Widjaja, I. G. P. (2016). Peran fixative dalam meningkatkan daya tahan aroma pada serat tekstil. Jurnal Kimia dan Aplikasi, 12(2), 88-94.

Utomo, S. (2023). Strategi efisiensi anggaran operasional masjid berbasis kemandirian produksi alat kebersihan. Media Dakwah dan Pengelolaan Masjid, 15(1), 12-25.

Additional Files

Published

2026-01-31