Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Berbasis Pembelajaran Mendalam Untuk Guru SD di Serang Banten

Authors

  • Lativa Qurrotaini Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Pratiwi Kartika Sari Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Dirgantara Wicaksono Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.32493/abdilaksana.v7i3.65925

Keywords:

Pembelajaran Mendalam, Pengabdian kepada masyarakat, Sekolah Dasar

Abstract

Salah satu permasalahan prioritas yang teridentifikasi dalam penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) di SD Serang, Banten adalah belum optimalnya pengembangan
dan penggunaan modul ajar yang berorientasi pada pembelajaran mendalam. Sebagian besar guru masih menggunakan modul ajar konvensional yang berfokus pada penyampaian materi dan penilaian kognitif semata, bukan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif siswa. Untuk mendukung penerapan pendekatan deep learning yang lebih merata, dibutuhkan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan sumber belajar digital yang interaktif. Selain itu, dukungan kepala sekolah dalam menciptakan budaya sekolah yang terbuka terhadap inovasi pembelajaran juga menjadi faktor kunci. Dengan kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi, diharapkan pembelajaran mendalam di SD Serang Banten dapat berjalan optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar di wilayah tersebut. Dari persoalan tersebut maka tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para guru SD dalam penyusunan modul ajar dengan pendekatan pembelajran mendalam. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana sesuai dengan tahapan yang direncanakan, meliputi persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan praktik penyusunan modul ajar, serta evaluasi hasil pelatihan. Peserta terdiri atas guru-guru Sekolah Dasar di Kabupaten Serang, Banten, yang menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung.

References

Sulasman. (2017). Pemikiran Pendidikan KH. Ahmad Dahlan dan Relevansinya dengan Pendidikan Nasional. Bandung: Alfabeta.

Suyatna, A. (2021). Pembelajaran Bermakna untuk Meningkatkan Keterampilan

Berpikir Kritis Siswa di Era Digital. Universitas Lampung Press.

Hosnan, M. (2016). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Ghalia Indonesia.

Johnson, E. B. (2017). Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Kaifa.

Mulyasa, E. (2018). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Remaja Rosdakarya.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Additional Files

Published

2026-09-14