Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan LKPD pada Website Pemerintah Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2019-2023
DOI:
https://doi.org/10.32493/JEE.v7i3.48189Keywords:
Ketergantungan Pemerintah Daerah; Belanda Modal; Akses Internet; LKPDAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tingkat ketergantungan pemerintah daerah, belanda modal dan tingkat akses internet terhadap tingkat pengungkapan LKPD pada Pemerintah Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2019-2023. Data penelitian diperoleh dari data sekunder dengan bersumber dari publikasi pada website resmi lembaga pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan dari Badan Pusat Statistik Pemerintah Kalimantan Selatan. Total data yang dikumpulkan dari 11 Kabupaten dan 2 Kota di Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 65 data, dengan Teknik analisis data yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat ketergantungan Pemerintah Daerah berpengaruh signifikan negatif terhadap tingkat pengungkapan LKPD pada website Pemerintah Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, Belanja modal tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan LKPD di website pemerintah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, dan Tingkat Akses Internet tidak berpengaruh terhadap Tingkat Pengungkapan LKPD pada Website Pemerintah Daerah di Provinsi kalimantan Selatan.
References
1. Agustianti, S., & Verawaty. (2020). Analisis Determinan Voluntary Graphics Disclosure Pada Pemerintah Daerah Provinsi Di Indonesia. Akuntabilitas, 14(1), 57–86. https://doi.org/10.29259/ja.v14i1.10588
2. Alcaide Muñoz, L., Rodríguez Bolívar, M. P., & López Hernández, A. M. (2017). Transparency in Governments: A Meta-Analytic Review of Incentives for Digital Versus Hard-Copy Public Financial Disclosures. American Review of Public Administration, 47(5), 550–573. https://doi.org/10.1177/0275074016629008
3. Amaliah, E. F., & Haryanto. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015-2017. Diponegoro Journal of Accounting, 8(2), 1–13. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/accounting/article/view/25544
4. Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication/2024/12/02/6799f23db22e9bdcf52c8e03/statistik-telekomunikasi-indonesia-2024.html
5. Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Keuangan Pemerintahan Daerah 2019-2023. Badan Pusat Statistik.
6. Caba Pérez, M. del C., Rodríguez Bolívar, M. P., & López Hernández, A. M. (2014). The determinants of government financial reports online. Transylvanian Review of Administrative Sciences, 42, 5–31. https://go.gale.com/ps/anonymous?id=GALE%7CA378558057&sid=googleScholar&v=2.1&it=r&linkaccess=abs&issn=18422845&p=AONE&sw=w
7. Cable. (2020). Worldwide mobile data pricing: The cost of 1GB of mobile data in 228 countries. https://www.cable.co.uk/mobiles/worldwide-data-pricing/#regions
8. Daerah, O. (2017, June). Desentralisasi Di Awal Kemerdekaan. Media BPP, 2(3), 24–25.
9. Garnesia, I. (2019). Menilik Masifnya Alokasi Belanja Pegawai Pemerintah Daerah. https://tirto.id/menilik-masifnya-alokasi-belanja-pegawai-pemerintah-daerah-emtP
10. Grönlund, Å., & Horan, T. A. (2005). Introducing e-Gov: History, Definitions, and Issues. Communications of the Association for Information Systems, 15(January). https://doi.org/10.17705/1cais.01539
11. Gudono. (2017). Teori Organisasi (4th ed.). Penerbit Andi.
12. Halim, A., & Abdullah, S. (2006). Hubungan dan Masalah Keagenan di Pemerintah Daerah: Sebuah Peluang Penelitian Anggaran dan Akuntansi. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 2(1), 53–64. https://www.researchgate.net/publication/255967655_Hubungan_Dan_Masalah_Keagenan_Di_Pemerintahan_Daerah_Sebuah_Peluang_Penelitian_Anggaran_Dan_Akuntansi
13. Hifni, S. (2017a). Antecedent Factors in the Implementation of Accounting System and Performance of Information System (A Case in Readiness to Success Accrual Base of Financial Reporting in South Kalimantan–Indonesia). International Journal of Finance and Accounting, 6(1), 19–36. http://article.sapub.org/10.5923.j.ijfa.20170601.04.html
14. Hifni, S. (2017b). The Role of Agency and Institutional Theory in the Planning and Realization for Capital Expenditures. Jurnal Dinamika Akuntansi, 9(1), 33–48. https://doi.org/10.15294/jda.v9i1.12001
15. Hifni, S. (2018). Perkembangan Sistem Pelaporan, Kajian, Menuju Implementasi Sistem Pelaporan Terintegrasi 2020. Lambung Mangkurat University Press.
16. Ikhsan, A., Lesmana, S., & Hayat, A. (2015). Teori Akuntansi. Ciptapustaka Media.
17. Ikhsan, A., Muhyarsyah, Tanjung, H., & Oktaviani, A. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen. Ciptaka Media.
18. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2018). Modul Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Daerah “Belanja Daerah.” Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
19. Komite Standar Akuntansi Pemerintahan. (2019). Standar Akuntansi Pemerintahan. http://www.ksap.org/sap/wp-content/uploads/2019/08/Buku-SAP-2019_tanpa-logo_web1.pdf
20. Kondo, S. (2002). Fostering Dialogue To Strenghten Good Governance. In Public Sector Transparency and Accountability (pp. 7–11). OECD Publication. https://doi.org/10.1787/9789264176287-en
21. Lesmanawati, D. (2019). Pengaruh Local Government Wealth , Intergovernmental Revenue dan Opini Audit Terhadap Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Di Indonesia Secara Online. InFestasi, 15(2), 109–117.
22. Mahlil, & Yahya, M. R. (2017). Pengaruh Komitmen Kepala Daerah dan Pengetahuan Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 2(2). file:///C:/Users/Win 10/Downloads/2619-6511-2-PB.pdf
23. Martani, D., Fitriasari, D., & Annisa. (2013). Transparansi keuangan dan kinerja pada website pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia. Pesat, 5(10), 70–80. https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/pesat/article/view/974
24. Nainggolan, A. T., & Purwanti, D. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Transparansi Informasi Keuangan Daerah Via Website. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Transparansi Informasi Keuangan Daerah Via Website, 1(6), 1–26. http://lib.ibs.ac.id/materi/Prosiding/SNA XIX (19) Lampung 2016/makalah/099.pdf
25. Nielsen. (2020). Konsumen Digital Menunjukkan Pertumbuhan Positif. https://www.nielsen.com/id/id/press-releases/2020/konsumen-digital-menunjukkan-pertumbuhan-tren-positif/
26. Ningsih, R. F. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Transparansi Informasi Keuangan Daerah Via Website (Studi Empiris pada Pemerintah Daerah di Pulau Sumatera Tahun 2015). Jurnal Akuntansi Universitas Negeri Padang, 6(2). http://repository.unp.ac.id/15993/
27. Nor, W., Hudaya, M., & Novriyandana, R. (2019). Financial statements disclosure on Indonesian local government websites. Asian Journal of Accounting Research, 4(2), 112–128. https://doi.org/10.1108/ajar-06-2019-0043
28. Nugraha, Y. N. (2019). Ketergantungan Fiskal Daerah dalam Pelaksanaan Desentralisasi Fiskal di Indonesia. Website Resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/artikel-dan-opini/ketergantungan-fiskal-daerah-dalam-pelaksanaan-desentralisasi-fiskal-di-indonesia/
29. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, (2008).
30. Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
31. Pemerintah Republik Indonesia. (2016). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
32. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, (2019).
33. Putra, I. B. D., & Dwirandra, A. A. N. B. (2015). Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus Dan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Bali. E-Jurnal Akuntansi, 13(3), 811–827.
34. Rahim, W. M., & Martani, D. (2016). Analisis Pengaruh Tingkat Akses Internet, Kompetisi Politik, Opini Audit, Karakteristik Pemda, dan Karakteristik Demografi Terhadap Pengungkapan Informasi Keunagan dan Non-Keuangan Website Pemerintah Daerah. Seminar Nasional Akuntansi Lampung 2016.
35. Ramdhani, D. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Di Provinsi Banten. Jurnal Riset Akuntansi Terpadu, 9(2), 146–161. https://doi.org/10.35448/jrat.v9i2.4301
36. Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior, Seventeenth Edition, Global Edition. Pearson Education Limited, 747.
37. Sekaran, U., & Bougie, R. (2017a). Metode Penelitian untuk Bisnis Pendekatan Pengembangan-Keahlian (6th, Buku 2 ed.). Salemba Empat.
38. Sekaran, U., & Bougie, R. (2017b). Metode Penelitian Untuk Bisnis Pendekatan Pengembangan Keahlian (6th, Buku 1 ed.). Penerbit Salemba Empat.
39. Silviana. (2012). Pengaruh Komitmen Kepala Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Barat. Perkembangan Peran Akuntansi Dalam Bisnis Yang Profesional Bandung 27 Maret 2012, 862–869.
40. Stanić, B. (2018). Determinants of subnational budget/fiscal transparency: A review of empirical evidence. In Public Sector Economics (Vol. 42, Issue 4). https://doi.org/10.3326/pse.42.4.4
41. Suchman, M. C. (1995). Approaches and Strategic Managing Legitimacy. Academy of Management Review, 20(3), 571–610. https://journals.aom.org/doi/abs/10.5465/AMR.1995.9508080331
42. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Manajemen. Alfabeta.
43. Sutaryo, & Amanu, K. T. (2020). Transparansi Informasi Pemerintah Daerah Melalui Website: Faktor Politik Atau Keuangan? Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, 20(1), 43. https://doi.org/10.25105/mraai.v20i1.4619
44. Tampubulon, E. G. (2019). Pengaruh Belanja Modal Terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Sosio E-Kons, 11(1), 79–89.
45. Taufik, M. (2013). Zaman Soeharto 27, Era Gus Dur Hingga SBY Jadi 34 Provinsi. https://merdeka.com/peristiwa/zama-soeharto-27-era-gus-dur-hingga-sby-jadi-34-provinsi.html
46. Utami, D. N., & Indrajaya, I. G. B. (2019). Pengaruh PAD Dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Provinsi Bali. E-Jurnal EP Unud, 8(10), 2195–2225.
47. Zelmiyanti, R. (2016). Pendekatan Teori Keagenan Pada Kinerja Keuangan Daerah Dan Belanja Modal (Studi Pada Provinsi Di Indonesia). JRAK: Jurnal Riset Akuntansi & Komputerisasi Akuntansi, 7(1), 11–21.
Downloads
- menilai-rtp-terkini-dari-laporan-harian
- perkembangan-rtp-harian-dalam-grafik-data
- ternyata-ini-caranya-kuasai-rtp-bertahap
- teknik-menang-update-meledak-joker-edisi
- rekonstruksi-logika-pembayaran-simbol-pecah-pada-engine-pgsoft
- rahasia-unggul-pg-soft-pola-tepat-terupdate
- pola-mudah-menang-terupdate-sbobet-viral
- pola-menang-hari-ini-cara-terencana
- pengaruh-update-patch-terhadap-pola-kemenangan-di-habanero
- pahami-pola-ini-cara-menang-cerdas
- jam-bermain-dan-korelasi-dengan-pola-bermain-pg-soft
- jalur-strategis-pgsoft-memilih-pola-aman-untuk-pemula
- cara-baca-rtp-live-pgsoft
- bocoran-hari-ini-cara-menang-praktis
- update-sbobet-pola-viral
- volume-no-limit-makin-gila
- pola-menang-berdasarkan-jam-hari-ini
- pola-menang-update-paling-akurat
- pola-menang-terbaru-pola-main
- pola-menang-update-harian-valid
- petunjuk-rahasia-menang-dari-pola-rtp-habanero-pgsoft
- polanya-hari-ini-lucky-durian-habanero
- bocoran-hari-ini-cara-menang-aman
- bocoran-hari-ini-cara-menang-terbaru
- langkah-terbukti-gg-soft-update-menang
- langkah-jitu-pgsoft-phoenix-rises
- gates-of-olympus-analisis-simbol-dan-korelasi-terhadap-irama-bermain
- analisa-performa-rtp-untuk-pola-aktif
- pola-sinyal-dasar-dengan-ulasan-rtp
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ros Nirwana, Sriyunia Anizar; Jakiroh Jakiroh, Endah Sri Bintari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta artikel dan menyerahkan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah di bawah persyaratan Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0)
yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).




