INTEGRASI GREEN LEADERSHIP TERHADAP OPTIMALISASI FINANSIAL

STUDI KASUS: PINJAMAN MODAL PADA INDUSTRI TEKSTIL PASCACOVID-19 BERBASIS AI

Authors

  • Hastika Pratiwi UNIVERSITAS PAMULANG
  • Badrul Zaman Universitas Pamulang
  • Sinta Shabrina Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/jiim.v4i1.54451

Keywords:

Financial, Green Leadership, Pinjaman, Tektil

Abstract

Pada era globalisasi muncul kontradiksi yang semakin tajam antara laba perusahaan manufaktur dengan dampak negatif aktivitas operasional terhadap lingkungan, termasuk penipisan sumber daya manusia. Untuk mengatasi kondisi lingkungan yang memburuk dan mendorong perubahan paradigma, konsep Green Leadership meliputi Green Finance dan Green Accounting muncul sebagai instrumen yang sangat vital. Dalam konteks Industri Tekstil, yang dikenal sebagai salah satu industri padat sumber daya dan limbah, mengintegrasikan Konsep “Green” menjadi mandatori, bukan lagi opsional. Pendekatan ini menuntut perusahaan untuk melampaui fokus profit dan beralih pada pelestarian lingkungan dalam setiap operasionalnya. Implementasi perubahan budaya ini sangat bergantung pada Kepemimpinan Hijau (Green Leadership). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pinjaman sebagai modal kerja yang efektif pada industri tekstil. Model ini dicapai melalui Integrasi Green Leadership Financial yang mencakup penerapan kebijakan keuangan hijau, akuntansi hijau, dan aktivitas CSR dengan Prediksi Default Berbasis Artificial Intelligence (AI), guna meningkatkan akurasi prediktif risiko kredit. Penelitian ini mengadopsi pendekatan metode campuran (mixed methods), dengan desain sequential explanatory (Creswell & Clark, 2017) yang didominasi oleh analisis kuantitatif. Tahap analisis data dibagi menjadi prediksi default berbasis Artificial Intelligence (AI). analisis kuantitatif data GHC, GL, dan GSC, dan Multi-Objective Optimization (MOO). Secara kuantitatif, model Machine Learning menunjukkan peningkatan performa, di mana metrik AUC (Area Under the Curve) mencapai 0.87, melampaui model finansial tradisional yang hanya mencapai 0.79 (O'Leary, 2013). Temuan menunjukkan bahwa Green Leadership memiliki koefisien paling kuat (p < 0.01) dalam memitigasi risiko default, mengindikasikan bahwa komitmen dan visi manajemen puncak terhadap keberlanjutan adalah prediktor stabilitas perusahaan yang lebih kuat daripada rasio likuiditas semata dalam kondisi pasar yang volatil. Sebaliknya, GSC menunjukkan korelasi positif yang signifikan dengan efisiensi operasional, yang berdampak tidak langsung pada kemampuan layanan utang perusahaan. Green Leadership berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Perusahaan. Sejalan dengan teori stakeholders, arah negatif disebabkan oleh perubahaan fokus pada perusahaan agar perusahaan dapat bertahan dimasa pandemi dan mengalami keberlanjutan. Penerapan green leadership bukan menjadi pilihan utama, sehingga mengalami penurunan kinerja. Green Leadership ditemukan menjadi prediktor non-finansial yang paling dominan dan signifikan dalam memitigasi risiko default perusahaan tekstil.

 

References

Setiawan, S. R. D. (2025, 28 Februari). Mengenal Sritex, Raksasa Tekstil yang Pailit hingga PHK Ribuan Karyawan. Kompas.com.

CNBC Indonesia. (2025, 3 Maret). Kisah Sritex dari Raja Kain RI Hingga Resmi Tutup Permanen.

https://www.cnbcindonesia.com/market/20250303111213-17-615019/kisah-sritex-dari-raja-kain-ri-hingga-resmi-tutup-permanen

Pujilestari, K., Rely, G., Nila, P.S., (Maret 2023. Pengaruh Green Human Capital, Green Leadership Dan Green Structural Capital Terhadap Kinerja Perusahaan (Emiten Sektor Basic Materials Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023). Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan, dan Tata Kelola Perusahaan (JAKPT). Vol. 2 No. 4 e-ISSN: 3024-9223

Chen, Y. S. (2008). The positive effect of green intellectual capital on competitive advantages of firms. Journal of Business Ethics, 77(3), 271-286.

Gelsomino, L. M., Mangiaracina, R., Perego, A., & Tumino, A. (2016). Supply chain finance: A literature review and a research agenda. International Journal of Physical Distribution & Logistics Management, 46(4), 348-366.

O'Leary, D. E. (2013). Artificial intelligence and big data. IEEE Intelligent Systems, 28(2), 96-99.

Ren, S., Tang, G., & E, S. (2018). The impact of green leadership on green innovation: Themediating effect of green human resource management. Journal of Cleaner Production, 187, 868-879.

Yong, J. Y., Yusliza, M. Y., Ramayah, T., & Fawehinmi, O. (2019). The impact of green HRM on firm performance: The mediating role of green structural capital. Journal of Business Ethics, 161(2), 345-360.

Downloads

Published

2025-11-07