ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN LINGKUNGAN TERHADAP KUALITAS DAN GREEN PROCUREMENT DALAM RANTAI PASOK GLOBAL

Tinjauan Tren 2025

Authors

  • Tirza Retno Kinasih Baginda Universitas Pamulang
  • Ramadhona Aswin
  • Titi Hidayati Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/jiim.v4i1.54481

Keywords:

Green Leadership, Kepemimpinan, Kata Kunci: Produksi Bersih, Green Leadership, Manajemen Operasi, Keberlanjutan, Pengukuran Kinerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepemimpinan Lingkungan terhadap Kualitas dan Green Procurement dalam konteks Rantai Pasok Global dengan meninjau tren menuju tahun 2025. Perubahan iklim, kelangkaan sumber daya, serta meningkatnya tuntutan keberlanjutan telah menempatkan praktik bisnis hijau sebagai kebutuhan strategis dalam manajemen global. Melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), penelitian ini mengidentifikasi hubungan kausal antara Kepemimpinan Lingkungan, pelaksanaan Green Procurement, dan pencapaian Kualitas berkelanjutan. Sumber literatur diambil dari basis data bereputasi seperti Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan periode publikasi 2015–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa komitmen pimpinan puncak berperan signifikan dalam mengalihkan orientasi organisasi dari efisiensi biaya menuju nilai keberlanjutan strategis melalui praktik Green Procurement yang sistematis.

 

Temuan penelitian menegaskan bahwa Green Procurement bukan hanya alat pemenuhan regulasi lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme peningkatan kualitas fungsional dan lingkungan secara simultan. Kepemimpinan Lingkungan memfasilitasi integrasi nilai-nilai hijau dalam budaya organisasi, mendorong inovasi proses produksi, serta memastikan kontrol mutu yang lebih ketat terhadap pemasok dan bahan baku. Selain itu, penelitian ini menyoroti adanya celah literatur dalam menjelaskan mekanisme mediasi antara Kepemimpinan Lingkungan dan Kualitas melalui Green Procurement, terutama dalam konteks transformasi digital rantai pasok global yang berbasis data besar dan blockchain. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model Green Supply Chain Management (GSCM) dan implikasi praktis bagi para manajer dalam merancang strategi kepemimpinan berkelanjutan yang berorientasi pada keunggulan operasional dan kualitas di era modernisasi industri global.

References

Afsar, B., Maqsoom, A., Shahjehan, A., & Afridi, S. A. (2020). The relationship between green transformational leadership and green outcomes: The mediating role of green human resource management. Journal of Cleaner Production, 254, 120181.

Chen, J., & Wang, Q. (2023). The impact of green leadership on firm environmental performance: A systematic review. Journal of Business Ethics, 185(1), 1-18.

Hutchins, M. J., & Sutherland, J. W. (2008). An exploration of the relationship between lean manufacturing and environmental performance. Journal of Cleaner Production, 16(10), 1079-1085.

Grant, D. B. (2021). The green supply chain: Where are we now and where are we going? International Journal of Logistics Management, 32(4), 1017-1042.

Guenther, E. (2020). Environmental, social and governance (ESG) reporting: A framework for organizational change. Palgrave Macmillan.

Renwick, D. W. S., Redman, T., & Maguire, S. (2013). Green human resource management: A review and research agenda. International Journal of Management Reviews, 15(1), 1-14.

Sarkis, J. (2021). The post-COVID-19 green supply chain: Resilient and circular. Resources, Conservation and Recycling, 169, 105542.

World Economic Forum. (2024). The global risks report 2024. World Economic Forum.

Downloads

Published

2025-11-07