Pengaruh Variasi Isolator Terhadap Kinerja Kompor Biomassa Sekam Padi

Authors

  • Nailul Atifah Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan
  • Ilham Nugraha Putra Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan

Keywords:

Sekam, Kompor Sekam, Isolator, Temperatur, Perpindahan Panas, Konveksi Natural

Abstract

Biomassa adalah bahan biologis yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Biomassa dapat dikonversi  menjadi sumber energi biomassa. Salah satu contoh biomassa sisa hasil pertanian yang belum dimanfaatkan adalah sekam padi. Sekam padi dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak dengan menggunakan kompor sekam padi. Pada desain kompor sekam padi, salah satu faktor yang berpengaruh adalah isolator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi isolator terhadap termperatur dinding luar kompor dan laju perpindahan panas konveksi natural dari dinding luar ke lingkungan. Variasi bahan isolator yang digunakan ada tiga macam yaitu isolator udara, serbuk batu bata, dan abu sekam padi. Bahan isolator dimasukkan pada ruang yang berada antara dinding dalam dan dinding luar kompor. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi isolator berpengaruh terhadap temperatur dinding kompor dan laju perpindahan panas. Temperatur dinding luar rata rata dengan isolator udara, serbuk bata, dan abu sekam secara berturut-turut adalah 170,14℃, 94,49℃, dan 78,78℃. Rata-rata laju perpindahan panas menggunakan isolator udara, serbuk bata, dan abu sekam secara berturut-turut adalah 334,17 Watt, 96,14 Watt, dan 95,70 Watt.

References

[1] R. Wakur, H. Rawung, R. Molenaar, and D. P. Ludong, “Kompor Biomassa Menggunakan Bahan Bakar Kayu Cengkeh (Syzygium Aromaticum (L.) Merr) sebagai Sumber Energi,” COCOS, vol. 6, no. 13, 2015, doi: 10.35791/cocos.v6i13.8665.

[2] I. Qistina, D. Sukandar, and Trilaksono, “Kajian Kualitas Briket Biomassa dari Sekam Padi dan Tempurung Kelapa,” J. Kim. Val., vol. 2, no. 2, pp. 136–142, 2016, doi: 10.15408/jkv.v0i0.4054.

[3] I. N. S. Winaya, I. N. G. Sujana, and I. G. N. P. Tenaya, “Formasi Gas Buang Pada Pembakaran Fludized Bed Sekam Padi,” J. Energi dan Manufaktur, vol. 4, no. 1, pp. 83–87, 2010.

[4] A. D. Yusandika, “Sintesis Keramik Coerdierite Berbasis Silika Sekam Padi Sebagai Material Isolator Listrik,” J. Ilm. Pendidik. Fis. Al-Biruni, vol. 5, no. 2, pp. 161–172, 2016, doi: 10.24042/jipfalbiruni.v5i2.116.

[5] W. Edika, D. Rizkiyanto, H. Setyawan, and S. Affandi, “Pembuatan Isolator Panas Silika dari Water Glass Menggunakan Metode Deposisi Elektroforesis,” J. Tek. Pomits, vol. 2, no. 1, pp. 2–4, 2013.

[6] M. Kamba and R. Djafar, “Kompor Biomassa Sistem Batch Menggunakan Bahan Bakar Sekam Padi,” JTPG (Jurnal Teknol. Pertan. Gorontalo), vol. 4, no. 1, pp. 15–25, 2019, doi: 10.30869/jtpg.v4i1.339.

[7] T. Udjianto, T. Sasono, and B. P. Manunggal, “Potensi Sekam Padi sebagai Bahan Bakar Alternatif PLTBm di Sumatera Barat,” J. Tek. Energi, vol. 11, no. 1, pp. 11–18, 2021, doi: 10.35313/.v11i1.3499.

[8] I. Pujotomo, “Potensi Pemanfaatan Biomassa Sekam Padi untuk Pembangkit Listrik melalui Teknologi Gasifikasi,” ENERGI & KELISTRIKAN, vol. 9, no. 2, pp. 126–135, 2017, doi: 10.33322/energi.v9i2.44.

[9] V. Holman, “Introduction,” Vis. Resour., vol. 15, no. 3, pp. ix–x, Jan. 1999, doi: 10.1080/01973762.1999.9658510.

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Atifah, N., & Putra, I. N. (2024). Pengaruh Variasi Isolator Terhadap Kinerja Kompor Biomassa Sekam Padi. Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (JIPTEK), 6(1), 1–7. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIPT/article/view/48518