Perancangan Rangka Pada Mesin Belt Conveyor Pemindah Barang

Authors

  • Mochamad Roby Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan
  • Irwan Aranda Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan
  • Sugiono Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan
  • Muhamad Cahyadi Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan
  • Slamet Rahardian Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan

Keywords:

Belt Conveyor, Hasil Simulasi, AISI 304, Solidworks 2021

Abstract

Dalam pembuatan rangka belt conveyor harus direncanakan terlebih dahulu bahan material rangka yang akan dipakai, rangka harus memiliki sifat yang kuat, ringan, kokoh dan tahan terhadap getaran, atau goncangan yang diterima dari kondisi putaran pada mesin penggerak. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam perancangan conveyor belt, maka diperlukan sebuah desain yang sesuai dengan kebutuhan serta penggunaan material yang efisien. Desain sangat diperlukan sebagai acuan dalam konstruksi maupun untuk perhitungan dan analisis awal. Analisis diperlukan untuk mendapatkan perhitungan kekuatan rangka dan memastikan meterial yang akan digunakan memenuhi kriteria desain. Dalam penelitian ini desain dan analisis dilakukan menggunakan bantuan software solidworks 2021 dengan material AISI 304. Pada Simulasi Von Misses Stress rangka material AISI 304 untuk mendapatkan distorsi kritis rangka pada beban 1500 N di dapatkan tekanan maksimal 145 N/mm3, 2000 N di dapatkan tekanan maksimal 195 N/mm3 , 2500 N di dapatkan tekanan maksimal 223 N/mm3. Pada Simulasi Displecement rangka material AISI 304 pada beban 1500 N didapatkan perubahan bentuk 18,082 mm, 2000 N didapatkan perubahan bentuk 24,083 mm, dan 2500 N didapatkan perubahan bentuk 30,106 mm. Pada Simulasi Safety factor pada beban 1500 N didapatkan nilai 1.7, 2000 N didapatkan nilai 1.2 dan 2500 N didapatkan nilai 0,8. Sehingga dari beban simulasi 2000 N dan 2500 N merupakan tidak aman bagi rangka tersebut karena faktor keamanan di bawah standar maka ideal beban yang baik kurang dari 1500 N.

References

[1] D. A. Saputra, “Analisis Sistem Pengendalian Bahaya Conveyor Belerang di Pelabuhan PT. Petrokimia Gresik,” Indones. J. Occup. Saf. Heal., vol. 7, no. 3, pp. 368–377, Jan. 2019, doi: 10.20473/ijosh.v7i3.2018.368-377.

[2] O. C. Judha, “Analisis Perancangan Sistem Material Handling Dengan Mempertimbangkan Risiko Bahaya Pada PG Rejo Agung Baru,” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2016.

[3] A. Kumar, R. Sharma, S. Kumar, and P. Verma, “A review on machining performance of AISI 304 steel,” Mater. Today Proc., vol. 56, pp. 2945–2951, 2022.

[4] D. Dirgantini, “Simulasi kekuatan struktur kayu pinus terhadap pembebanan pada turbin angin sumbu horizontal skala mikro.” Fakultas Sains Dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2021.

[5] H. M. Yudha, Buku Ajar Penggunaan Motor Listrik. Pantera Publishing, 2020.

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Roby, M., Aranda, I., Sugiono, Cahyadi, M., & Rahardian, S. (2024). Perancangan Rangka Pada Mesin Belt Conveyor Pemindah Barang. Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (JIPTEK), 6(1), 13–19. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIPT/article/view/48520