Pengaruh Waktu Tahan Homogenisasi Pada Struktur Mikro Dan Kekerasan Paduan Biomaterial Ti6Mo6Nb

Authors

  • Cahya Sutowo Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan
  • Fendy Rokhmanto Program Studi Teknik Mesin, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan

Keywords:

Homogenisasi, Titanium, Beta Titanium, Biomaterial

Abstract

Meningkatnya kesejahteraan penduduk Indonesia berdampak pada peningkatan jumlah penduduk usia lanjut, dimana potensi terjadinya penyakit tulang degeneratif yang dideritapun semakin meningkat. Akibatnya kebutuhan akan biomaterial juga meningkat. Titanium paduan telah diaplikasikan sebagai biomaterial terbaik, salah satunya adalah Ti-6Al-4V namun unsur V pada paduan ini memiliki nilai toksisitas yang tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menggantikan material yang lebih cocok. Pada penelitian ini dikembangkan paduan beta Titanium Ti6Mo6Nb. Proses peleburan menggunakan tungku busur listrik vakum dalam lingkungan argon. Proses homogenizing pada temperatur 1100 °C, dengan waktu tahan selama 3, 6 dan 12 jam. Kemudian paduan didinginkan dengan cepat dan diukur nilai kekerasannya menggunakan metode mikro Vickers, sedangkan struktur mikro diamati menggunakan mikroskop optic. Waktu tahan proses homogenisasi mengakibatkan transformasi fasa beta menjadi lebih dominan dan meghaluskan butir ketika dilaksanakan dalam durasi yang lebih panjang. Nilai kekerasan tertinggi adalah 367 VHN, diperoleh pada waktu tahan 12 jam.

References

[1] BPS, “Statistik Penduduk Lanjut Usia 2015,” Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta, Indonesia, 2016. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/id/publication/2016/11/07/f9d00ad72285396ecb1801dc/statistik-penduduk-lanjut-usia-2015.html

[2] ASM, ASM Handbook, Volume 2: Properties and Selection—Nonferrous Alloys and Special-Purpose Materials, 10th ed. Materials Park, Ohio, USA: ASM International, 1990. [Online]. Available: https://dl.asminternational.org/handbooks/edited-volume/14/Properties-and-Selection-Nonferrous-Alloys-and

[3] Y. Li, C. Yang, H. Zhao, S. Qu, X. Li, and Y. Li, “New Developments of Ti-Based Alloys for Biomedical Applications,” Mater. (Basel, Switzerland), vol. 7, no. 3, pp. 1709–1800, Mar. 2014, doi: 10.3390/ma7031709.

[4] J. B. Park and J. D. Bronzino, Eds., Biomaterials: Principles and Applications, 1st ed. CRC Press, 2002. doi: 10.1201/9781420040036.

[5] G. Lütjering and J. C. Williams, Titanium. Berlin, Heidelberg: Springer-Verlag, 2007. doi: 10.1007/978-3-540-73036-1.

[6] J. B. Borradaile and R. H. Jeal, Mechanical properties of titanium alloys. Warrendale: Metallurgical Society of AIME, 1980.

[7] Z. Wang, H. Cai, and S. Hui, “Microstructure and mechanical properties of a novel Ti–Al–Cr–Fe titanium alloy after solution treatment,” J. Alloys Compd., vol. 640, Dec. 2024, doi: 10.1016/j.jallcom.2015.04.038.

[8] M. J. Donachie, Titanium: A Technical Guide. Materials Park, OH: ASM International, 2000. doi: https://doi.org/10.31399/asm.tb.ttg2.9781627082693.

[9] C. Leyens and M. Peters, Titanium and Titanium Alloys: Fundamentals and Applications. Weinheim: Wiley-VCH, 2003. doi: 10.1002/3527602119.

[10] W. D. Callister Jr. and D. G. Rethwisch, Materials Science and Engineering: An Introduction. Hoboken, NJ: Wiley, 2014.

[11] C. Sutowo, F. Rokhmanto, M. K. Waluyo, and Alfirano, “Pengaruh Variasi Temperatur Solution Treatment Terhadap Struktur Mikro Dan Kekuatan Paduan Ti-6al-6nb Untuk Aplikasi Biomedis,” in Prosiding SEMNASTEK Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta, 2017, pp. 1–6.

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Sutowo, C., & Rokhmanto, F. (2024). Pengaruh Waktu Tahan Homogenisasi Pada Struktur Mikro Dan Kekerasan Paduan Biomaterial Ti6Mo6Nb. Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (JIPTEK), 6(1), 26–29. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIPT/article/view/48522