Rancangan Alat Bantu pada Proses Sablon Topi dengan Pendekatan Ergonomi Menggunakan Antropometri di Laboratorium Teknik Industri
DOI:
https://doi.org/10.32493/jitmi.v7i2.y2024.p67-74Keywords:
Rancangan, Kuesioner Nordic Body Map, antropometriAbstract
Laboratorium Teknik Industri Universitas Pamulang digunakan untuk aktivitas penyablonan pakaian dan topi yang akan dipasarkan ke masyarakat lingkungan UNPAM. Dalam aktivitas penyablonan operator sering mengalami keluhan musculoskeletal atau dikenal dengan gangguan sistem gerak pada bagian punggung, pergelangan tangan, leher dan bahu. Keluhan ini diakibatkan fasilitas alat bantu atau meja sablon yang tidak sesuai dengan ukuran tubuh operator. Oleh sebab itu perlu perancangan alat bantu yang dapat mempermudah aktivitas penyablonan. Rancangan alat bantu adalah proses mendesain dan mengembangkan alat bantu, metode dan teknik yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas manufaktur. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengukuran Antropometri melalui rekapitulasi kuesioner Nordic Body map dengan 10 responden yang menjadi operator. Hasil dari pengelolahan Rekapitulasi kuesioner Nordic Body Map kemudian di olah dan didapatkan skor individu (28-49) dengan level risiko rendah belum perlu tindakan, skor individu (50-70) dengan level risiko sedang mungkin diperlukan perbaikan dan skor individu (71-90) dengan level risiko sangat tinggi diperlukan tindakan menyeluruh segera mungkin. Selanjutnya, hasil menggunakan metode pengukuran Antropometri pada rancangan alat bantu meja pada penyablonan topi menggunakan persentil 50 dengan ukuran tinggi 98 cm, lebar 68 cm dan panjang 101 cm. Kesimpulannya, rancangan alat bantu meja sablon yang sesuai dengan kebutuhan operator di Laboratorium Teknik Industri akan diberikan rancangan stasiun kerja baru untuk mempermudah aktivitas penyablonan yang dibuat berdasarkan ukuran antropometri.
References
Adhi, S. A. (2023). Perancangan Alat Bantu Screen Sablon Yang Ergonomis Pada Aktivitas Window Patcing Untuk Mengurangi Keluhan Mosculetal Disorder Di Pt. Xyz.
Alamsyah, Andy Dwiky. (2023). Perancangan Dan Pengembangan Produk Lemari Setrika Dengan Penerapan Metode Quality Function Deployment Dan Antropometri.
Al-Kautsar, Hanif Sefa. (2022). Perancangan Alat Bantu Menggunakan Metode NIDA Pada Stasiun Pengeleman Industri Sendal Kulit Magetan.
Anwardi, E. H. (2019). Merancang Ulang Manual Material Handling Troli Kursi Ergonomis Untuk Mengurangi Tingkat Keluhan Rasa Sakit Dan Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan Banquet Di Hotel Aryaduta Pekanbaru.
Azis, G. M. (2020). Analisa Dan Perancangan Aplikasi Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar Berbasis Android.
Azriadi, E. R. (2022). Perancangan Library Trolley Ergonomis Berdasarkan Antropometri Tubuh Manusia.
Cahyadi, Dian. (2023). Pengantar Antropometri Dan Antropomorfi.
Dewi, Nur Fadilah. (2020). Identifikasi Risiko Ergonomi Dengan Metode Nordic Body Map Terhadap Perawat Poli RS X.
Ihsan, Muhamad Taufiqul. (2019). Analisis Pengukuran Risiko Kelelahan Dan Beban Postur Tubuh Pada Operator Premolding Dengan Pendekatan Metode JSI Dan QEC Di PT. MK Prima Indonesia.
Maulana, H. S. (2018). Pengembangan Produk Meja Sablon Semi Otomatis Dengan Menggunakan Metode Qfd.
Montororing, Yuri Delano Regent (2021). Perancangan Fasilitas Alat Bantu Kerja Dengan Prinsip Ergonomi Pada Bagian Penimbangan Di PT. BPI.
Prabowo, Rony, &. A. (2019). Disain Alat Ukur Antropometri Melalui Integrasi Metode Kansei Engineering Dan Quality Function Deployment.
Septiawan Maratama, G. R. (2022). Perancangan Alat Bantu Dengan Metode Conjoint Analysis Dan Quality Function Deployment (QFD) Berdasarkan Prinsip Ergonomi.
Suirta, I. Putu Ryan Antonius. (2020) Perancangan Meja Belajar Multifungsi Yang Ergonomis Menggunakan Quality Fuction Deployment.
Yassierli (2020). Ergonomi Industri. Pertama Ed. Bandung Di PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
JITMI : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, JITMI : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.





