mencegah genangan air yang bisa
menyebabkan kecelakaan. Edukasi semua
anggota keluarga mengenai pentingnya K3
dan langkah-langkah yang harus diambil
untuk menjaga keselamatan di rumah.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip K3 di
lingkungan rumah tangga, kita dapat
menciptakan lingkungan yang lebih aman
dan sehat bagi seluruh anggota keluarga.
Pekerja rumah tangga, sebagai
salah satu jenis pekerjaan yang dibutuhkan
penggunanya, tentunya perlu dilindungi
sepenuhnya (David Briggs 2003). Pekerja
rumahtangga memerlukan jaminan dari
lingkungan keluarga dan lingkungan
masyarakat serta negara mendorong
terciptanya lingkungan kerja yang
berkelanjutan. Penting untuk menciptakan
kesadaran dan kepedulian bersama bahwa
anak merupakan generasi penerus bangsa,
memiliki peran strategis di masa depan dan
PRT merupakan sosok yang perlu
dilindungi oleh semua pihak. Kebanyakan
orang menganggap keluarga adalah tempat
paling aman, padahal pekerjaan memiliki
banyak bahaya dan risiko (Mulyani 2020).
Banyak kecelakaan kerja yang tidak hanya
merugikan dan menimbulkan akibat
langsung bagi pekerja rumah tangga
namun juga bagi majikan dan keluarganya,
seperti kebakaran rumah, korsleting listrik,
tangki bensin, bahan beracun, dan senjata
tajam, lantai licin, tindak pidana
pencurian, penipuan.
Bagi pekerja rumah tangga,
kecelakaan kerja tentu sangat merugikan,
berpotensi mengakibatkan hilangnya
pekerjaan dan pendapatan karena hingga
saat ini belum ada jaminan kesehatan atau
perlindungan terhadap kecelakaan kerja.
Selama ini budaya K3 hanya terbatas pada
sektor ketenagakerjaan formal seperti
perkantoran, pabrik besar, konstruksi,
perbengkelan dan tempat kerja yang
tunduk pada pengawasan ketenagakerjaan
(Sudaro 2019). Namun bagi sektor
ketenagakerjaan informal seperti usaha
kecil dan menengah, pedagang kaki lima,
industri rumah tangga, pertanian,
peternakan, perikanan, termasuk rumah
tangga, pelaksanaan dan pemantauan
pemeriksaan K3 masih menjadi tantangan
karena kurangnya sumber daya manusia
dan sumber daya untuk pengawasan
ketenagakerjaan. Oleh karena itu, perlu
didorong perluasan budaya K3 di
masyarakat untuk menghindari kerugian
akibat kecelakaan kerja, salah satunya di
bidang pekerjaan rumah tangga.(Hidayati
2023) Upaya pembentukan budaya K3 di
sektor rumah tangga tidak dapat dilakukan
secara formal seperti yang dilakukan di
dunia usaha, melainkan memerlukan
pendekatan informal dan partisipatif
lainnya.