Keadilan Restoratif Bagi Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep sistem peradilan pidana anak di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan analisis data kualitatif yang datanya didapatkan melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan, tidak jarang seorang anak harus berhadapan dengan proses peradilan pidana karena tindak pidana yang dilakukannya. Hal tersebut dapat berimplikasi pada kepribadian dan kondisi psikologis dari anak pelaku. Cara terbaik untuk dapat memberikan hak-hak anak pelaku dan mengembalikan kondisi seperti sedia kala adalah dengan melalui diversi. Diversi dapat dilakukan dengan didasarkan pada keadilan restoratif agar korban dapat dipulihkan kembali keadaaannya. Hal ini juga untuk tetap menjaga anak sebagai tonggak utama masa depan bangsa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fakultas Hukum Universitas Pamulang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Pena Hukum (JPH) ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).
