WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN BALIK NAMA SERTIFIKAT TANAH DAN BANGUNAN Kajian putusan Nomor. 96/Pdt.G/2021/PN.Sby
Abstract
Land is a very basic asset of the Indonesian State, because the State and nation live and develop
on land. Indonesian people position land in a very important position, because it is the main
factor in increasing agrarian productivity. This paper aims to find out the settlement of cases
against perpetrators of default in agreements to transfer the name of land and building
certificates in cases of default in Indonesia in decision No.96/Pdt.G/2021/PN.Sby.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fakultas Hukum Universitas Pamulang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Pena Hukum (JPH) ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).
