Analisis Kekuatan Sambungan Las SMAW dengan Variasi Arus pada Dinding Luar Ruang Bakar Incinerator
Keywords:
Incinerator, Pengelasan SMAW, Uji Impak, Uji Kekerasan VickersAbstract
Incinerator adalah alat pembakaran yang digunakan untuk memproses limbah padat menjadi bentuk gas dan sisa padatan berupa abu (bottom ash dan fly ash). Metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) digunakan untuk menyatukan dua atau lebih logam melalui panas tinggi yang mencairkan logam induk dan logam pengisi. Metode ini dapat digunakan pada perancangan dinding luar incinerator. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kekuatan sambungan las pada dinding luar ruang bakar incinerator dengan pendekatan yang efisien dan tepat guna. Pengujian dilakukan menggunakan metode uji impak (Charpy test) dan uji kekerasan (Vickers test) pada material baja SS400 yang dilas menggunakan kawat las E6013 dengan variasi arus 70A, 80A, dan 90A. Berdasarkan hasil uji, diperoleh nilai impak masing-masing sebesar 1,570 J/mm² (70A), 1,815 J/mm² (80A), dan 2,326 J/mm² (90A), dengan keuletan tertinggi tercatat pada arus 90A. Hasil uji kekerasan Vickers menunjukkan nilai sebesar 53,20 kg/mm² (70A), 108,34 kg/mm² (80A), dan 68,00 kg/mm² (90A), dengan nilai tertinggi diperoleh pada arus 80A sebesar 108,34 kg/mm².
Abstract: An incinerator is a combustion device used to process solid waste by converting it into gaseous form and solid residues such as bottom ash and fly ash. The Shielded Metal Arc Welding (SMAW) method is applied to join two or more metals by utilizing high heat that melts both the base metal and the filler metal. This method can be used in the design of the outer wall of an incinerator. The purpose of this study is to evaluate the strength of welded joints on the outer wall of the incinerator combustion chamber using an efficient and precise approach. The testing was carried out using the impact test (Charpy test) and the hardness test (Vickers test) on SS400 steel material welded with E6013 electrodes at different current variations of 70A, 80A, and 90A. Based on the results, the impact values were 1.570 J/mm² (70A), 1.815 J/mm² (80A), and 2.326 J/mm² (90A), with the highest ductility found at 90A. The Vickers hardness test results showed values of 53.20 kg/mm² (70A), 108.34 kg/mm² (80A), and 68.00 kg/mm² (90A), with the highest hardness obtained at 80A, reaching 108.34 kg/mm².
References
[1] M. T. Hadomuan and R. W. Tuti, “Evaluasi Kebijakan terhadap Pengelolaan Sampah Kawasan dan Timbulan di Kota Tangerang Selatan,” Kebijak. J. Ilmu Adm., vol. 13, no. 1, pp. 7–14, 2022, doi: 10.23969/kebijakan.v13i1.4504.
[2] A. F. Rahmawati, Amin, Rasminto, and F. D. Syamsu, “Analisis Pengelolaan Sampah Berkelanjutan pada Wilayah Perkotaan di Indonesia,” J. Binagogik, vol. 8, no. 1, pp. 1–12, 2021, doi: 10.61290/pgsd.v8i1.289.
[3] A. Marlina, “Tata Kelola Sampah Rumah Tangga melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Indonesia,” J. Ilmu Pendidik. STKIP Kusuma Negara Jakarta, vol. 11, no. 2, pp. 125–144, 2021, doi: 10.37640/jip.v11i2.127.
[4] A. Ghosh, D. Pal, S. K. Acharya, and A. Biswas, “Municipal Waste Management: From Socio-ecological and Techno Managerial Perspective,” J. Community Mobilization Sustain. Dev., vol. 16, no. 1, pp. 279–288, 2021.
[5] R. Y. Lesmana, “Estimasi Laju Timbulan Sampah dan Kebutuhan Landfill Periode 2018-2027 (Studi Kasus Kec. Mentawa Baru Ketapang, Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah),” Media Ilm. Tek. Lingkung., vol. 2, no. 2, pp. 20–24, 2017, doi: 10.33084/mitl.v2i2.124.
[6] M. Muyassar and W. Budianta, “Pencemaran Logam Berat pada Tanah di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Piyungan, Bantul, Yogyakarta,” KURVATEK, vol. 6, no. 1, pp. 11–22, May 2021, doi: 10.33579/krvtk.v6i1.2146.
[7] E. Saputra, M. R. Fauzan, R. Muslim, I. Gunawan, R. Pebrianti, and Y. S. Astuti, “Adaptasi Masyarakat Terkait Pencemaran Air Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Ciangir Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya,” JISPENDIORA J. Ilmu Sos. Pendidik. Dan Hum., vol. 3, no. 2, pp. 37–44, May 2024, doi: 10.56910/jispendiora.v3i2.1349.
[8] D. T. R. Cetha, C. Meidiana, and K. E. Sari, “Potensi Rehabilitasi Sel Penimbunan Sampah TPA Sowi dengan Landfill Mining,” Plan. Urban Reg. Environ. J., vol. 11, no. 3, pp. 165–176, 2022.
[9] I. D. M. C. Santosa, P. A. Suprapto, and S. Sudirman, “Aplikasi Insinerator Hemat Energi Solusi Timbunan Sampah Residu Rumah Tangga: Studi Kasus di Desa Adat Galiukir, Kabupten Tabanan,” Bhakti Persada J. Apl. IPTEKS, vol. 8, no. 2, pp. 117–124, Nov. 2022, doi: 10.31940/bp.v8i2.117-124.
[10] H. Susastrio, D. Ginting, E. W. Sinuraya, and G. M. Pasaribu, “Kajian Incinerator Sebagai Salah Satu Metode Gasifikasi Dalam Upaya Untuk Mengurangi Limbah Sampah Perkotaan,” J. Energi Baru dan Terbarukan, vol. 1, no. 1, pp. 28–34, Mar. 2020, doi: 10.14710/jebt.2020.8137.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Fajar Haetommy, Syaiful Arif, Nur Rohmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
