Pelatihan Analisis Wacana Kritis Socio-Cognitive untuk Mengungkap Ideologi Media
DOI:
https://doi.org/10.32493/noslltl.v2i1.48344Keywords:
analisis wacana kritis, pelatihan, media, evaluasi, strategi linguistikAbstract
Dalam era digital dan globalisasi, media memiliki peran sentral dalam membentuk opini publik dan menyebarkan ideologi tertentu. Analisis Wacana Kritis (AWK) menjadi pendekatan yang relevan untuk mengungkap bagaimana teks media mempertahankan relasi kuasa dan ideologi. Salah satu model AWK yang berpengaruh adalah model socio-cognitive yang dikembangkan oleh Teun A. van Dijk, yang menekankan pada hubungan antara struktur linguistik, pemrosesan kognitif, dan konteks sosial dalam memahami wacana. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkenalkan metode AWK model socio-cognitive kepada anggota Dialektika Institute, sebuah komunitas independen yang aktif dalam advokasi sosial dan kajian kebudayaan. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan analitis dalam membaca dan mengkritisi teks media guna mengidentifikasi bias ideologis yang terkandung di dalamnya. Metode pelatihan mencakup tiga tahapan utama: persiapan materi, penyampaian materi, dan evaluasi hasil pelatihan. Materi disajikan dalam bentuk ceramah, diskusi kelompok, serta analisis langsung terhadap teks media dari berbagai sumber berita internasional. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan diskusi reflektif guna mengukur efektivitas pelatihan dan pemahaman peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta memperoleh wawasan baru mengenai AWK dan memahami pentingnya membaca media secara kritis. Sebagian besar peserta mampu mengidentifikasi strategi linguistik dalam teks media yang merefleksikan ideologi tertentu. Namun, beberapa peserta mengusulkan perlunya sesi tambahan untuk memperdalam praktik analisis teks. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan kajian linguistik dan media, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk menjadi lebih kritis dalam mengonsumsi informasi. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan komunitas yang lebih sadar terhadap penggunaan bahasa dalam membentuk opini publik dan relasi kuasa dalam masyarakat.
References
Blommaert, J. (2005). Discourse: A Critical Introduction. Cambridge University Press.
Fairclough, N. (2010). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. Routledge.
Fairclough, N. (2015). Language and Power. Routledge.
Gee, J. P. (2014). An Introduction to Discourse Analysis: Theory and Method. Routledge.
Janks, H. (1997). Critical discourse analysis as a research tool. Discourse: Studies in the Cultural Politics of Education, 18(3), 329-342.
Rogers, R. (2011). An Introduction to Critical Discourse Analysis in Education. Routledge.
van Dijk, T. A. (1998). Ideology: A Multidisciplinary Approach. Sage.
Wodak, R., & Meyer, M. (2016). Methods of Critical Discourse Studies. Sage.



