Pelatihan Penerjemahan Frasa Preposisi of untuk Penerjemah Pemula
DOI:
https://doi.org/10.32493/noslltl.v2i1.48346Keywords:
penerjemahan, preposisi of, strategi penerjemahan, Pengabdian kepada Masyarakat, komunikasi lintas bahasaAbstract
Penerjemahan merupakan aspek penting dalam komunikasi lintas bahasa yang berperan dalam pertukaran informasi, ilmu pengetahuan, dan budaya. Salah satu tantangan dalam penerjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia adalah konstruksi frasa preposisi of, yang memiliki berbagai fungsi dan makna tergantung pada konteksnya. Kesalahan dalam menerjemahkan frasa ini dapat menyebabkan perubahan makna atau ambiguitas dalam teks hasil terjemahan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan strategi penerjemahan frasa preposisi of kepada anggota Grup Diskusi Dialektika Institute. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup tiga tahap utama: pemaparan materi, praktik penerjemahan, dan konferensi. Peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai fungsi of dalam bahasa Inggris serta dilatih untuk memilih padanan kata yang sesuai dalam bahasa Indonesia. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menilai peningkatan keterampilan peserta dalam menerjemahkan konstruksi of secara lebih akurat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap fungsi of serta mampu menerapkannya dengan lebih baik dalam penerjemahan. Pelatihan ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta dalam meningkatkan keterampilan penerjemahan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian penerjemahan di Indonesia. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas penerjemahan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dapat meningkat, sehingga mendukung komunikasi lintas budaya yang lebih efektif.
References
Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives, Handbook I: Cognitive Domain. David McKay Company.
Harmer, J. (2015). The Practice of English Language Teaching. Pearson Education Limited.
Johnson, R., Smith, K., & Thompson, L. (2024). Integrating Technology in English Language Teaching: Strategies and Outcomes. International Journal of Language Education, 12(3), 45-60.
Perserikatan Bangsa-Bangsa. (2021). Bahasa resmi. Diakses dari https://www.un.org/en/sections/about-un/official-languages/
Piaget, J. (1953). The origin of intelligence in the child. Routledge & Kegan Paul.
Pica, R. (2014). Learning by leaps and bounds: An educator's guide to gross motor development. Redleaf Press.
Scott, W. A., & Ytreberg, L. H. (2000). Teaching English to children. Longman.
Suyanto, K. K. E. (2017). Tantangan pengajaran Bahasa Inggris di Indonesia: Pelajaran dari pendidikan dasar dan menengah. Jurnal Pendidikan, 5(2), 123-134.
Topping, K. (2023). The Importance of Feedback in Language Learning. Journal of Language Teaching Research, 8(2), 125-139.
Vygotsky, L. S. (2023). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Wahyuni, S., & Setyaningsih, E. (2020). Penerapan metode PAKEM dalam pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD dan SMP. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 45-56.
Tarigan, Henry Guntur. (2015). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung : Angkasa.
Yunistita, Y., & Togatorop, J. (2023). Manfaat PowerPoint Interaktif pada Pembelajaran Daring. JURNAL CURERE, 7(1), 139-145.
Warkintin, W., & Mulyadi, Y. B. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis CD Interaktif Power Point Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(1), 82– 92



