Penggunaan Majas untuk Kemahiran Menulis Kreatif di Pondok Pesantren Al-Ghozali

Authors

  • Ni Komang Ariani Universitas Pamulang
  • Dwi Rahayu Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/noslltl.v2i3.56335

Keywords:

Pondok Pesantren Al-Ghozali, PKM, personifikasi, hiperbola, metafora, Majas

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Penggunaan Majas untuk Kemahiran Menulis Kreatif di Pondok Pesantren Al-Ghozali” dilaksanakan sebagai upaya pengembangan keterampilan literasi santri, khususnya dalam menulis kreatif. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar santri memiliki minat terhadap kegiatan menulis, namun belum mampu memanfaatkan majas untuk memperindah dan memperkuat makna tulisan mereka secara konsisten. Penggunaan majas menjadi penting karena berkaitan dengan kemampuan mengekspresikan ide secara lebih imajinatif, estetis, dan komunikatif dalam karya tulis. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, demonstrasi identifikasi majas, latihan menulis kreatif, serta presentasi karya yang memungkinkan santri memperoleh umpan balik langsung. Selama kegiatan, santri menunjukkan peningkatan kemampuan dalam memahami berbagai jenis majas seperti metafora, simile, personifikasi, hiperbola, dan majas lainnya, serta mulai mampu memasukkannya dalam tulisan dengan lebih terarah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa santri mampu menghasilkan karya kreatif dengan penggunaan majas yang lebih variatif, relevan, dan terstruktur. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelatihan penerapan majas dapat meningkatkan kualitas tulisan kreatif santri sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri mereka dalam berekspresi melalui bahasa. Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi berharga dalam pengembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, dan literasi santri di lingkungan pesantren.

References

Carter, R., & Long, M. N. (1991). Teaching Literature. Longman.

Cremin, T., & Myhill, D. (2012). Writing Voices: Creating Communities of Writers. Routledge.

Gibbs, R. W. (2017). Metaphor, language, and thought. Cambridge University Press.

Kramsch, C. (2013). Language and culture. Oxford University Press.

Khatib, M., & Rahimi, A. (2012). Teaching figurative language to EFL learners: A review of recent empirical studies. Journal of Language Teaching and Research, 3(4), 740–746.

Lazar, G. (2003). Meaning and Metaphor: Activities to Teach Figurative Language. Cambridge University Press.

Lakoff, G., & Johnson, M. (2003). Metaphors we live by. University of Chicago Press. https://books.google.com/books/about/Metaphors_We_Live_By.html?id=r6nOYYtxzUoC](https://books.google.com/books/about/Metaphors_We_Live_By.html?id=r6nOYYtxzUoC)

Leech, G. (2014). A linguistic guide to English poetry. Routledge.

Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

OECD. (2021). Creativity and critical thinking in education: Fostering creative minds. OECD Publishing.

Spiro, R. J. (1991). Cognitive flexibility theory: Advanced knowledge acquisition in ill-structured domains. In R. J. Spiro, B. C. Bruce, & W. F. Brewer (Eds.), Theoretical issues in reading comprehension: Perspectives from cognitive psychology, linguistics, artificial intelligence, and education (pp. 602–615). Lawrence Erlbaum Associates.

Downloads

Published

2025-11-26

How to Cite

Ni Komang Ariani, & Dwi Rahayu. (2025). Penggunaan Majas untuk Kemahiran Menulis Kreatif di Pondok Pesantren Al-Ghozali . Pengabdian: The National Online Journal of Community Service on Linguistics, Language Teaching, Literature and Culture, 2(3), 126–133. https://doi.org/10.32493/noslltl.v2i3.56335