Penguatan Literasi Kritis Berbasis Conceptual Metaphor Theory melalui Pelatihan Analisis Metafora pada Komunitas Berkah Litera Jaya
DOI:
https://doi.org/10.32493/noslltl.v3i2.65722Keywords:
Conceptual Metaphor Theory, conceptual metaphor, critical literacy, cognitive linguistics, community engagementAbstract
Metafora dalam komunikasi sehari-hari sering dipahami sebagai gaya bahasa, padahal penggunaannya berkaitan dengan cara manusia mengonstruksi dan memahami realitas. Keterbatasan pemahaman terhadap dimensi kognitif metafora menjadi persoalan bagi komunitas literasi yang berhadapan dengan beragam wacana pendidikan, sosial, dan media. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memperkuat pemahaman teoretis, keterampilan analitis, dan kesadaran kritis anggota Yayasan Berkah Litera Jaya terhadap metafora konseptual melalui pelatihan Conceptual Metaphor Theory (CMT). Kegiatan dilaksanakan secara luring selama dua hari dengan melibatkan 15 peserta yang terdiri atas anggota yayasan, guru, mahasiswa, dan pengelola program. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pelatihan memadukan penyampaian konsep CMT, latihan identifikasi metafora menggunakan Metaphor Identification Procedure (MIP), pemetaan metafora, analisis wacana autentik, lokakarya penyusunan bingkai metaforis alternatif, serta perencanaan integrasi CMT ke dalam program literasi yayasan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, penugasan analisis, observasi fasilitator, kuesioner kepuasan, serta evaluasi tindak lanjut melalui survei dan wawancara. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman konseptual peserta meningkat dari 42% pada pre-test menjadi 78% pada post-test, dengan selisih capaian sebesar 36 poin persentase. Sebanyak 80% peserta mencapai kategori baik atau sangat baik dalam tugas identifikasi dan pemetaan metafora, sedangkan tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,6 dari skala 5. Pada evaluasi tiga bulan pascapelatihan, 70% dari 15 peserta melaporkan telah menerapkan konsep CMT dalam kegiatan pembelajaran, diskusi komunitas, produksi konten, atau penyusunan modul ajar. Temuan tersebut menunjukkan hasil positif pelatihan CMT dalam mendukung penguatan literasi kritis berbasis linguistik kognitif serta mendorong penerapan analisis bahasa yang lebih reflektif dan kontekstual di lingkungan komunitas. Meskipun demikian, temuan perlu dipahami secara proporsional karena evaluasi tidak menggunakan kelompok pembanding dan tidak dilaporkan melalui pengujian statistik inferensial.
References
Charteris-Black, J. (2004). Corpus approaches to critical metaphor analysis. Palgrave Macmillan.
Lakoff, G., & Johnson, M. (1980). Metaphors we live by. University of Chicago Press.
Lakoff, G., & Johnson, M. (1980). The metaphorical structure of the human conceptual system. Cognitive Science, 4(2), 195–208. https://doi.org/10.1207/s15516709cog0402_4
Steen, G. J., Biernacka, E., Dorst, A. G., Kaal, A. A., López Rodríguez, C. I., & Pasma, T. (2010). Finding metaphorically used words in natural discourse: Pragglejaz in practice. Dalam G. Low, Z. Todd, A. Deignan, & L. Cameron (Eds.), Researching and applying metaphor in the real world (pp. 165–184). John Benjamins.



