Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Gen Z untuk Berwirausaha di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Pakulonan Barat-Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.32493/pbs.v5i2.51500Keywords:
komunikasi interpersonal, kepercayaan diri, generasi z, wirausahaAbstract
Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu. Komunikasi interpersonal sendiri dapat dilakukan secara verbal ataupun non verbal, di dalam komunikasi interpersonal penerima pesan dapat langsung memberikan respon kepada pemberi pesan, sehingga pemberi pesan dapat mengetahui apakah komunikasi yang dilakukan efektif atau tidak. Kemampuan dalam melakukan komunikasi interpersonal sangat penting di dalam pergaulan sehari-hari, seseorang yang memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik akan memiliki kepercayaan yang tinggi ketika bertemu dengan banyak orang dan bersosialisasi dengan orang tersebut. Tetapi justru sebaliknya jika keterampilan komunikasi interpersonalnya kurang baik seperti pemalu, takut dalam berkomunikasi, maka akan terlihat sebagai seseorang yang pendiam, menyendiri dan susah bergaul. Komunikasi interpersonal juga memegang peranan penting dalam membangun kepercayaan diri, khususnya pada generasi Z yang tengah menghadapi tantangan baru dalam berwirausaha. Generasi Z, yang dikenal sebagai digital native, sering kali memiliki keterampilan teknis yang kuat, namun generasi Z mungkin menghadapi hambatan dalam hal komunikasi langsung dan pengelolaan hubungan personal. Kemampuan dalam melakukan komunikasi interpersonal dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, begitupun di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam, kepercayaan diri peserta didik dapat dilihat dari cara berkomunikasi dengan lingkungannya. Peserta didik yang berada di yayasan, diharapkan kedepannya memiliki kemampuan untuk dapat menghidupi dirinya sendiri dengan segala keterbatasan yang ada. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan berwirausaha, diharapkan dengan memiliki usaha atau bisnis, para peserta didik memiliki bekal untuk dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kemampuan dan keterampilan komunikasi interpersonal yang baik akan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik terutama di dalam berwirausaha, seperti menawarkan produknya kepada calon konsumen, menjelaskan keunggulan produk yang dimiliki dan lain sebagainya. Berdasarkan beberapa uraian tersebut maka tim pengabdi mengambil judul Pengabdian kepada Masyarakat “Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Gen Z untuk Berwirausaha di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Pakulonan Barat-Tangerang”.
References
Aima, Havids dkk. (2015). Entrepreneurship dan peluang usaha. Penerbit In Media.
Aeni, Nurul. 2021. Pandemi Covid-19: dampak kesehatan, ekonomi, dan sosial. Jurnal Litbang Vol. 17 No. 1.
Aesthetika, Nur Maghfirah. (2018). Komunikasi Interpersonal. Umsida Press.
Alma, Buchari. (2016). Kewirausahaan. Penerbit ALFABETA.
Amir, N. (2016). Depresi (Edisi 2). Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia
Angelis. (2015). Confidence percaya diri. Gramedia Pustaka Utama.
Aprianti. (2016). Definisi sikap percaya diri. Skripsi Prodi PGSD. Universitas Pasundan Bandung: tidak diterbitkan
Astuti, A., Erwanto, P. E. Santosa. (2015). Pengaruh cara pemberian konsentrat hijauan terhadap respon fisiologis dan performa sapi peranakan simmental. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3(4)
A.W., Suranto. (2015). Komunikasi interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Bansal, H., & Khan, R. (2018). A review paper on human computer interaction. International Journal of Advanced Research in Computer Science and Software Engineering, 8(4). https://doi.org/10.23956/ijarcsse.v8i4.630
Feist, J., Feist, G. J., & Roberts, T.-A. (2017). Theories of personality. Jakarta: Salemba Humanika.
Francis, T., & Hoefel, F. (2018). Generation Z characteristics and its implications for companies | McKinsey. In McKinsey and Company.
Helaluddin, Hengki Wijaya. (2019). Analisis data kualitatif. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Liliweri, A. (2015). Komunikasi antar personal. Jakarta: Kencana Prenada
Media.
Maulana, Herdian dan Gumelar, Gumgum. (2016). Psikologi komunikasi & persuasi. Jakarta: FIP Press.
Muchson, M. (2017). Entrepreneurship (kewirausahaan). Jakarta: Spasi Media.
Nusantara, R. A. P. (2018). Hubungan antara pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian virtual item dalam game online.
Pujiono, A. (2021). Media sosial sebagai media pembelajaran bagi generasi z. Didache: Journal of Christian Education, 2(1).
Rahayu. A. Y. (2016). Menumbuhkan kepercayaan diri melalui kegiatan bercerita. Jakarta: PT Indeks.
Rakhmawati, Y. (2019). Komunikasi antarpribadi konsep dan kajian empiris (N. Suryandi, Ed.). Surabaya: CV: Putra Media Nusantara.
Sakitri, G. (2021). Selamat datang Gen Z, sang penggerak inovasi! Forum Manajemen Prasetiya Mulya, 35(2)
Sari Nadila. (2022). Perencanaan dan pengendalian persediaan barang dalam upaya meningkatkan efektivitas gudang. Jurnal Bisnis, Logistik, Dan Supply Chain, Volume 2(No. 2).
Saundra dan Weaver, Richard L. (2015). Communicating Effectively. New York: McGraw Hill.
Suryana, D. (2016). Pendidikan anak usia dini stimulus dan aspek perkembangan anak. Jakarta: KENCANA.
Suryanto. (2015). Pengantar ilmu komunikasi. Bandung: CV Pustaka Setia.
Tangkudung, J., & Mylsidayu, A. (2016). Mental training aspek-aspek psikologi dalam olahraga. jakarta: cakrawala cendekia.
Valerie Shanaz, N., & Irwansyah. (2020). Teori penetrasi sosial dalam pengungkapan diri homoseksual kepada keluarganya. riset komunikasi, 11(2). http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JRKom
Wahyuni, Sri. (2016). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa psikologi. Jurnal Psikologi.
West, R., & Turner, L. H. (2015). Pengantar teori komunikasi analisi dan aplikasi (introducing communication theory: analysis and application) (N. Setyaningsih, Ed.; 3rd ed.). Jakarta: Salemba Humanika.
Widjaja, Hendra. (2016). Berani tampil beda dan percaya diri. Yogyakarta: Araska
Wood, J. T. (2016). Interpersonal communication everyday encounters (8th ed.). Boston: Cengage Learning.
