Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Saung Jingga, Kampung Pemulung Tangerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.32493/pbs.v5i2.51515Keywords:
keanekaragaman hayati, edukasi lingkungan, kampung pemulung,Abstract
Kegiatan pengabdian masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian keanekaragaman hayati di lingkungan perkotaaan, khususnya di kampung Pemulung, Tangerang Selatan. Kawasan padat penduduk ini menghadapi permasalahan lingkungan seperti minimnya ruang terbuka hijau, rendahnya kesadaran lingkungan, dan terbatasnya akses edukasi tentang keanekaragaman hayati. Sung jingga hadir sebagai inisiatif lokal yang berupaya menciptakan ruang belajar, konservasi tanaman lokal, dan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Pengabdian ini dilaksanakan dalam metode penyuluhan,praktik pengelolaan sampah, dan pendampingan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keanekaragaman hayati, terbentuknya taman edukasi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan konservasi keanekaragaman hayati dikawasan urban.
References
Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan. (2023). Tangerang selatan dalam angka 2023. BPS Kota Tangerang Selatan.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Laporan status keanekaragaman hayati Indonesia. Jakarta: KLHK.
Sukardi, M. (2021). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan perkotaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 12-20.
World Wildlife Fund. (2023). Living planet report 2022: building a nature-positive future. WWF International.
Yuliani, E., & Pratiwi, A. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ruang hijau perkotaan: studi kasus di Jakarta. Jurnal Sosial dan Lingkungan, 10(1), 45-56.
Arifin, H. S. (2019). Konservasi keanekaragaman hayati di lingkungan perkotaan. Bogor: IPB Press.
Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. (2021). Strategi dan rencana aksi nasional keanekaragaman hayati indonesia 2020–2030. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Fauzi, A. (2020). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan: teori dan aplikasi. Jakarta: Gramedia.
Iskandar, J. (2017). Ekologi perkotaan: tantangan pelestarian lingkungan di kawasan urban. Bandung: Pustaka Alam Nusantara.
Kusnadi, D. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 101–110.
Lestari, R., & Wulandari, S. (2021). Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keanekaragaman hayati melalui taman edukasi di daerah perkotaan. Jurnal Konservasi Lingkungan, 4(1), 55–65.
