Edukasi Komunikasi Asertif untuk Meningkatkan Keberanian Berpendapat serta Mencegah Bullying, Body Shaming, dan Kekerasan Verbal pada Siswa SMK Al-Hasra
DOI:
https://doi.org/10.32493/pbs.v6i2.61775Keywords:
komunikasi asertif, bullying, body shaming, kekerasan verbal, remajaAbstract
Fenomena bullying, body shaming, dan kekerasan verbal di kalangan remaja masih menjadi permasalahan yang signifikan, baik dalam interaksi langsung maupun melalui media digital. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah rendahnya kemampuan komunikasi asertif siswa dalam menyampaikan pendapat secara tepat dan menghargai orang lain. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi asertif siswa sebagai upaya mendorong keberanian berpendapat serta mencegah perilaku komunikasi negatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi, dan role play yang menggambarkan situasi nyata terkait bullying dan kekerasan verbal. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas XI SMK Al-Hasra dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai komunikasi asertif, meningkatnya keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta tumbuhnya kesadaran terhadap dampak negatif bullying dan body shaming. Dengan demikian, edukasi komunikasi asertif dapat menjadi strategi efektif dalam membangun pola komunikasi yang sehat dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan inklusif.
References
Alberti, R. E., & Emmons, M. L. (2017). Your perfect right: Assertiveness and equality in your life and relationships. Impact Publishers.
DeVito, J. A. (2019). The interpersonal communication book.Pearson.
Effendy, O. U. (2018). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. PT Remaja Rosdakarya.
Fredrickson, B. L. (2018). Love 2.0: How our supreme emotion affects everything we feel, think, do, and become. Hudson Street Press.
Mulyana, D. (2017). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar.PT Remaja Rosdakarya.
Olweus, D. (2013). Bullying at school: What we know and what we can do.Blackwell Publishing.
Rakhmat, J. (2018). Psikologi komunikasi. PT Remaja Rosdakarya.
Straus, M. A. (2016). The national context effect: An empirical test of the validity of cross-national research using unrepresentative samples. Routledge.
