Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Literasi Media Film Edukatif pada Siswa SMK Al-Hasra
DOI:
https://doi.org/10.32493/pbs.v6i2.61789Keywords:
literasi media, berpikir kritis, film edukatif, pembelajaran, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan literasi media berbasis film edukatif di SMK Al Hasra Tangerang. Perkembangan teknologi informasi yang pesat di era digital menyebabkan siswa dihadapkan pada arus informasi yang masif, sehingga diperlukan kemampuan literasi media untuk memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Namun, rendahnya tingkat literasi media dan kemampuan berpikir kritis siswa masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Oleh karena itu, program ini dirancang sebagai upaya edukatif melalui pemanfaatan film edukatif sebagai media pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, pemutaran film edukatif, diskusi kelompok, analisis isi media, serta presentasi hasil diskusi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMK Al Hasra dengan jumlah peserta sekitar 25–30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep literasi media serta kemampuan dalam menganalisis dan mengevaluasi informasi yang disajikan melalui media film. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berargumentasi dan menyampaikan pendapat secara logis. Dengan demikian, penerapan literasi media melalui film edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk membentuk generasi yang kritis, cerdas, dan adaptif dalam menghadapi tantangan era digital.
References
Arsyad, A. (2013). Media pembelajaran. Raja Grafindo Persada.
Ennis, R. H. (2011). The Nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.
Hobbs, R. (2010). Digital and media literacy: A plan of action.The Aspen Institute.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2022). Hasil programme for international student assessment (PISA) 2022. Kemendikbud.
Potter, W. J. (2011). Media literacy (5th ed.). Sage Publications.
Wijaya, E. Y. (2016). Transformasi pendidikan Abad 21. Prenadamedia Group.
Belch, G. E., & Belch, M. A. (2018). Advertising and promotion: An integrated marketing communications perspective. McGraw-Hill Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Literasi digital Indonesia. Kominfo.
