Pelatihan Literasi Digital Klub Ekstrakurikuler Percakapan Bahasa Inggris SMA/MA Islamiyah Ciputat
DOI:
https://doi.org/10.32493/pbs.v6i2.61807Keywords:
literasi digital, Bahasa Inggris, komunikasi digital, ekstrakurikuler, pelatihanAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membahas pelatihan literasi digital bagi anggota klub ekstrakurikuler Percakapan Bahasa Inggris di SMA/MA Islamiyah Ciputat. Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan gawai dan media sosial di kalangan siswa, tetapi belum diikuti kemampuan memanfaatkan media digital secara bijak, aman, dan produktif untuk pembelajaran Bahasa Inggris. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman siswa tentang literasi digital, etika bermedia sosial, keamanan data, pemilahan informasi, serta keterampilan komunikasi digital dalam Bahasa Inggris. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan praktik langsung melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi aplikasi pembelajaran, simulasi komunikasi digital, serta evaluasi mitra. Peserta kegiatan berjumlah 100 siswa anggota klub Conversation. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami penggunaan media digital secara sehat, mampu mengenali risiko hoaks dan cyberbullying, serta lebih percaya diri memanfaatkan aplikasi dan platform digital untuk latihan speaking, listening, presentasi virtual, dan produksi konten edukatif berbahasa Inggris. Pelatihan ini mendukung pembelajaran ekstrakurikuler yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
References
Anisti. (2023). Literasi digital Generasi Z dalam menghadapi tantangan media sosial. Wahana: Jurnal Ilmu Komunikasi, 30(2), 152–161.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley Computer Publishing.
Hidayat, R., dkk. (2022). Tingkat literasi digital Generasi Z di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Modul literasi digital Indonesia. Kominfo RI.
Nasrullah, R. (2017). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1-6.
Ristiani, R. (2023). Pengaruh literasi digital terhadap perilaku penggunaan media sosial pada Generasi Z. Jurnal Khatulistiwa Informatika. 5(2), 544–552.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tardan, H. (2023). Literasi digital dan karakter Generasi Z di era media baru. Journal of Multi Science Linearity, 3(1), 16–27. https://doi.org/10.58738/diversity.v3i1.950
UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. UNESCO Institute for Statistics.
Warschauer, M. (2004). Technology and social inclusion: Rethinking the digital divide. MIT Press.
Yusuf, O. (2020). Literasi digital di kalangan remaja dan pemanfaatannya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Informasi, 5(2), 45-53.
