Membantu Pembuatan dan Penggunaan Alat Bayar Secara Online / QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard ) untuk Unit Produksi Sekolah SMK Negeri 1 Tangerang Selatan
Abstract
Perubahan teknologi yang semakin pesat turut mendorong perlunya adaptasi dalam pengelolaan transaksi di lingkungan pendidikan. Unit produksi di SMKN 1 Kota Tangerang Selatan sebelumnya menggunakan sistem pembayaran tunai yang dinilai kurang efisien, sulit dilacak, dan rawan kesalahan. Mitra sekolah menghadapi tantangan dalam pencatatan keuangan dan transparansi transaksi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi proses pembuatan dan pemanfaatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai alat pembayaran digital di unit produksi. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi awal, penyuluhan manfaat sistem digital, pelatihan pembuatan akun merchant, serta uji coba langsung dalam kegiatan jual beli. Hasil menunjukkan bahwa QRIS diterima dengan baik oleh warga sekolah dan mulai digunakan secara luas menggantikan pembayaran tunai. Proses transaksi menjadi lebih cepat, lebih aman, dan mudah dimonitor. Siswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam penggunaan teknologi finansial yang relevan dengan dunia usaha. Sekolah merasakan kemudahan dalam pengawasan keuangan unit produksi. Dapat disimpulkan bahwa QRIS memberikan kontribusi terhadap modernisasi sistem transaksi di sekolah dan mendukung pembelajaran berbasis praktik. Ke depan, disarankan agar sekolah memperluas implementasi QRIS di unit usaha lainnya serta meningkatkan dukungan teknis seperti akses internet.
Kata Kunci: QRIS; transaksi non-tunai; unit produksi sekolah; literasi keuangan; pengabdian