UANG SAKUKU MASA DEPANKU
Abstract
Pengenalan literasi keuangan sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak dalam hal pengelolaan keuangan. Anak-anak yang mulai dikenalkan pada konsep nilai uang, cara menabung, dan pengelolaan pengeluaran sejak sekolah dasar akan lebih siap menghadapi tantangan finansial di masa depan. Pemahaman ini tidak hanya meningkatkan kesadaran finansial, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kemandirian, dan kebiasaan hidup hemat. Salah satu cara praktis yang dapat diterapkan adalah pemberian uang saku secara mingguan atau bulanan. Melalui metode ini, anak-anak dapat belajar menyusun anggaran sederhana, menentukan skala prioritas, serta menghindari perilaku konsumtif. Peran orang tua juga sangat penting dalam proses ini, yaitu dengan memberikan pendampingan, mengingatkan saat anak mulai boros, dan memberikan apresiasi ketika anak berhasil mengelola uangnya dengan baik. Proses belajar ini akan membentuk pola pikir yang sehat mengenai keuangan dan membekali anak dengan keterampilan finansial yang berguna sepanjang hidupnya. Oleh karena itu, pendidikan literasi keuangan perlu diintegrasikan sejak dini baik di lingkungan keluarga maupun sekolah sebagai bekal menuju kemandirian finansial.