UPAYA PENINGKATAN LITERASI BACA, TULIS, DAN KEUANGAN, ANAK-ANAK PUTUS SEKOLAH, DENGAN METODE BERMAIN
Abstract
Kemampuan literasi baca, tulis, dan literasi keuangan pada anak usia dini yang mengalami putus sekolah memegang peran penting dalam memperkuat ketahanan hidup di era modernisasi yang serba cepat, kompleks, dan kompetitif. Intervensi literasi baca-tulis mencakup pengenalan huruf, suku kata, pembentukan kata, serta latihan menulis dan membaca melalui metode bermain, bercerita, dan narasi kreatif. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan minat baca serta kemampuan pramembaca dan pramenulis, khususnya pada anak usia 6 hingga 10 tahun. Di sisi lain, literasi keuangan sejak dini diperkenalkan melalui aktivitas sederhana seperti memahami konsep dasar uang, pentingnya menabung, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kegiatan ini bertujuan membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan secara bijak, termasuk menyisihkan sebagian uang jajan. Dengan menggabungkan literasi baca, tulis, dan keuangan melalui pendekatan kontekstual dan konvergen, anak-anak yang putus sekolah memperoleh bekal akademik sekaligus kompetensi hidup. Model pembelajaran fungsional ini memberikan arah strategis bagi penguatan kemandirian dan ketahanan sosial-ekonomi jangka panjang.