PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP DASAR MANAJEMEN KONFLIK UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT DAMAI DAN INKLUSIF

Authors

  • Benarda Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Sevty Wahiddirani Saputri Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Nurjaya Manajemen Pendidikan Islam, Agama Islam, Universitas Pamulang

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berangkat dari rendahnya literasi
manajemen konflik pada masyarakat majemuk di komunitas Taman Bacaan Perigi. Hasil
identifikasi awal menunjukkan sejumlah permasalahan mitra, seperti minimnya
pemahaman mengenai gaya penyelesaian konflik, ketergantungan pada figur tertentu
dalam proses mediasi, ketiadaan mekanisme penyelesaian konflik yang terdokumentasi,
serta meningkatnya potensi polarisasi akibat disinformasi digital. Program ini bertujuan
untuk meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen konflik masyarakat,
membentuk Forum Mediasi Komunitas (FMK) sebagai lembaga penyelesaian konflik
berbasis partisipasi, serta menyusun Standar Prosedur Operasional (SPO) mediasi
komunitas sebagai dasar kelembagaan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan,
pelatihan komunikasi damai, simulasi role play, serta pendampingan berbasis
Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan
literasi konflik, partisipasi aktif peserta, serta terbentuknya FMK lengkap dengan SPO
yang dapat digunakan sebagai mekanisme penyelesaian konflik secara kolektif.
Kesimpulannya, pendekatan edukatif dan partisipatif efektif dalam membangun
masyarakat yang inklusif, adaptif, dan resilien. Saran yang diberikan mencakup perlunya
pendampingan lanjutan, digitalisasi dokumentasi mediasi, serta replikasi program di
komunitas lain.

Downloads

Published

2026-03-04