PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KREATIVITAS MELALUI PEMBUATAN CERMIN HANDMADE ARTISTIK DARI KAWAT BULU DI LINGKUNGAN ASRAMA YATIM DAN DHUAFA PAMULANG

Authors

  • Naira Mardova Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Fionni Ratna Saputri Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Tria Mahardika Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Siti Nuraisyah Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus
dan kreativitas anak-anak yatim dan dhuafa melalui pelatihan pembuatan cermin
handmade artistik berbahan kawat bulu. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan
beberapa permasalahan mitra, yaitu terbatasnya kegiatan pengembangan kreativitas
yang terstruktur, minimnya variasi aktivitas keterampilan praktis, serta kurangnya media
pembelajaran yang menarik untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui
metode pelatihan praktik langsung (learning by doing) selama dua jam. Peserta
diperkenalkan pada alat dan bahan, mendapatkan demonstrasi teknik pembentukan
kawat bulu, serta dibimbing secara individual selama proses pembuatan cermin
handmade. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus dan
kreativitas anak sebesar 85%, ditunjukkan melalui kemampuan anak dalam membentuk
kawat bulu dengan lebih presisi, meningkatnya koordinasi tangan-mata, serta
terciptanya desain cermin yang unik dan variatif. Selain itu, kegiatan ini turut
meningkatkan rasa percaya diri anak-anak, terlihat dari antusiasme mereka dalam
mempresentasikan hasil karya masing-masing. Temuan ini memperkuat hasil penelitian
sebelumnya bahwa aktivitas kerajinan tangan efektif dalam menstimulasi perkembangan
motorik dan kreativitas anak. Secara keseluruhan, pelatihan kerajinan cermin handmade
berbahan kawat bulu terbukti menjadi media edukatif yang efektif dan menyenangkan.
Diharapkan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin dengan variasi kerajinan
lainnya guna mendukung pengembangan potensi anak secara berkelanjutan

Downloads

Published

2026-03-04