PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN MELALUI EDUKASI MENABUNG BAGI ANAK SMP DI PANTI ASUHAN
Abstract
Program Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat dengan tema “Peningkatan Literasi
Keuangan melalui Edukasi Menabung bagi anak SMP di Panti Asuhan” dilaksanakan
sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang
secara bijak sejak usia sekolah tingkat SMP. Pemahaman mengenai cara pengelolaan
uang, membedakan kebutuan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung
menjadi fondasi dalam membentuk perilaku finansial yang bijak di masa depan. Namun
pada kenyataannya, literasi keuangan anak di Indonesia masih tergolong rendah,
terutama pada anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Anak panti menghadapi
tantangan tersendiri seperti keterbatasan uang saku dan kurangnya edukasi keuangan
yang diberikan secara terstruktur. Tidak adanya fasilitas seperti celengan, program
menabung rutin, maupun bimbingan dari pengasuh menyebabkan anak kesulitan
membangun kebiasaan menabung. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran dan literasi keuangan, mengajarkan konsep dasar pengelolaan
uang, termasuk uang masuk dan uang keluar, melatih anak untuk lebih memahami
perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, membentuk kebiasaan menabung melalui
metode sederhana seperti metode 50:50, dan menumbuhkan perilaku finansial yang
bijak untuk masa depan yang baik. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, kuis
edukatif, latihan pencatatan keuangan, dan simulasi menabung. Hasil kegiatan
menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar keuangan,
kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta meningkatkan motivasi untuk
menyisihkan uang saku secara rutin. Program edukasi menabung bagi anak SMP di panti
asuhan mampu meningkatkan literasi keuangan, membangun kebiasaan menabung, serta
memperkuat kemampuan siswa dalam mengelola uang secara bijak. Kegiatan ini
menjadi langkah awal yang efektif untuk membentuk karakter finansial yang
bertanggung jawab sejak usia remaja. Program edukasi keuangan perlu dilaksanakan
secara berkelanjutan agar kebiasaan menabung anak semakin terbentuk. Panti asuhan di
sarankan membuat program menabung rutin dan mendorong anak untuk membuat
catatan keuangan pribadi, hal ini dapat membantu anak mengelola uang lebih bijak.