MEMBUAT KEMASAN DAN LEBEL PRODUK MINI UNTUK MENGAJARKAN KREATIVITAS DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK

Authors

  • Dini Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Akbar Ilham Alamin Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Deas Zahra Nurhalisa Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Surya Arijal Fikri Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Membuat Kemasan dan Label Produk
Mini untuk Mengajarkan Kreativitas dalam Mengembangkan Produk” dilaksanakan di SDIT Al-Ikhlas
Serpong dengan tujuan meningkatkan kreativitas, pemahaman desain, serta keterampilan dasar
pengembangan produk pada siswa kelas 2–4. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra
berupa keterbatasan pembelajaran berbasis praktik kreatif, rendahnya pemahaman siswa mengenai fungsi
kemasan dan label sebagai identitas produk, serta minimnya media pendukung pembelajaran yang mampu
melatih kreativitas, keterampilan motorik halus, dan keberanian siswa dalam menyampaikan gagasan.
Kegiatan PKM ini meliputi penyuluhan mengenai fungsi kemasan dan label, demonstrasi penggunaan
plastik hologram siap pakai, serta praktik langsung dalam membuat kemasan dan menempelkan label
produk. Metode yang digunakan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis praktik yang
aplikatif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami peran penting
kemasan dan label sebagai identitas produk, serta dapat menerapkan konsep desain sederhana melalui
pemilihan ukuran plastik, penempatan label, dan dekorasi visual. Kreativitas siswa meningkat, terlihat dari
variasi desain kemasan yang dihasilkan. Kegiatan ini juga berkontribusi pada perkembangan keterampilan
motorik halus serta meningkatkan keberanian siswa dalam menyampaikan ide dan berdiskusi. Secara
keseluruhan, program PKM ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif terhadap
aspek pendidikan, sosial, kreativitas, serta motorik siswa. Meskipun demikian, keterbatasan waktu
pelaksanaan menjadi kendala dalam eksplorasi desain secara maksimal, sehingga disarankan adanya
program lanjutan atau workshop yang lebih mendalam. Kegiatan ini berpotensi menjadi model
pembelajaran kreatif di sekolah dasar untuk menumbuhkan jiwa inovatif, keterampilan desain sederhana,
dan semangat kewirausahaan sejak dini melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung.

Downloads

Published

2026-03-01