MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT AKSI NYATA: POTRET PENGABDIAN PADA YAYASAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT SEJAHTERA (YPMS)

Authors

  • Aulia Rahmawati Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Fernanda Sefy Atasya Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Lutfiani Dwi Aprilia Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Nyimas Suci Maharotul Widhi Astuti Program Studi Sarjana Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang

Abstract

Perkembangan era digital memberikan dampak signifikan terhadap pola belajar dan
perilaku anak usia sekolah dasar. Di satu sisi, kemajuan teknologi membuka akses
informasi yang luas, namun di sisi lain juga menimbulkan risiko terhadap pembentukan
karakter, seperti menurunnya interaksi sosial, rendahnya disiplin, serta paparan konten
negatif. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak,
khususnya bagi anak-anak yang berada di lingkungan panti asuhan. Kegiatan
pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai karakter anak
melalui pendekatan pembelajaran interaktif dan berbasis pengalaman di Panti Asuhan
Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (YPMS), Tangerang Selatan. Metode
pelaksanaan meliputi penyampaian materi menggunakan media audiovisual, pemutaran
video edukatif animasi Nussa, permainan cerdas cermat, serta kegiatan reflektif berupa
pohon harapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak
terhadap nilai kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan sikap saling menghormati.
Anak-anak juga menunjukkan antusiasme, keberanian berpendapat, serta kemampuan
mengaitkan nilai karakter dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, kegiatan
ini memiliki keterbatasan pada durasi pelaksanaan dan evaluasi yang masih bersifat
jangka pendek. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi
positif dalam membentuk karakter anak melalui pembelajaran yang menyenangkan,
kontekstual, dan bermakna, serta berpotensi menjadi model penguatan pendidikan
karakter yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-03-01