PERAN DOKUMENTASI VISUAL DALAM PENCATATAN AKUNTANSI UMKM DAN PEMASARAN DIGITAL
Abstract
Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat P(M)KM ini dilaksanakan secara
tatap muka di SMP Negeri 2 Kelapa Dua Tangerang pada tanggal 27 November 2025.
Tujuan program ini untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini, bahwa betapa pentingnya
peran dokumentasi visual di zaman yang serba digital ini. Target atau subjek pengabdian
adalah siswa/i sekolah menengah pertama yang berada di bawah naungan dinas
pendidikan berjumlah 33 anak. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah
kurangnya minat anak-anak akan pentingnya dokumentasi visual di zaman yang serba
digital ini. Oleh karena itu, untuk mengatasi kondisi tersebut maka program pengabdian
ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital berupa materi presentasi
menggunakan proyektor sebagai sarana pembelajaran yang dapat menciptakan situasi
dimana anak-anak dapat memahami peran, tujuan dan manfaat peran dokumentasi visual
dalam pencatatan akuntansi UMKM dan pemasaran digital dengan menyenangkan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode sosialisasi, tanya jawab, kuis, dan
menghitung bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan
pemahaman yang meningkat melalui fitur interaktif, dibuktikan dengan semangat anak
anak dalam menjawab dan bertanya saat materi berlangsung, dan menjawab berbagai
kuis berhadiah yang diberikan kepada mereka. Selain itu, dampak dari penyuluhan ini,
dapat membuka minat anak-anak sejak dini dalam menilai arti dari konsisten, disiplin
dan kerja cerdas dalam membuat dokumentasi visual yang menarik untuk pencatatan
akuntansi UMKM dan pemasaran digital, serta memanfaatkan teknologi digital dengan
bijak. Saran untuk kegiatan ini adalah siswa diharapkan mulai terbiasa melakukan
dokumentasi visual sederhana, seperti foto atau video, agar dapat memahami
manfaatnya secara langsung baik untuk keperluan promosi maupun pencatatan kegiatan
usaha. Peran guru dan pihak sekolah sangat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan
kebiasaan positif ini setelah kegiatan PKM berakhir. Dengan demikian, siswa memiliki
bekal pengetahuan dasar yang dapat berguna di masa depan, terutama dalam
berwirausaha dan mengelola keuangan secara sederhana, sehingga usaha kecil yang
mereka jalankan dapat berkembang dengan lebih baik.