PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN UMUR PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN SEKTOR BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2024
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan dan umur perusahaan terhadap audit delay pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Audit delay merupakan selisih waktu antara akhir tahun fiskal dan tanggal ditandatanganinya laporan audit oleh auditor independen. Keterlambatan ini dapat berdampak pada ketepatan waktu dan relevansi informasi keuangan yang disampaikan kepada para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan selama periode 2021–2024.
Variabel independen dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan (diproksikan dengan logaritma natural total aset) dan umur perusahaan (dihitung dari tahun penawaran umum perdana/IPO hingga tahun pengamatan), sedangkan variabel dependen adalah audit delay yang diukur dalam satuan hari. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS, serta didahului oleh uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay, sedangkan ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ukuran perusahaan dan umur perusahaan berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Nilai koefisien determinasi sebesar 21,4% menunjukkan bahwa model dapat menjelaskan sebagian variasi audit delay, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur terkait audit delay dan memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dan auditor dalam meningkatkan efisiensi pelaporan keuangan..
Keywords: audit delay; ukuran perusahaan; umur perusahaan
Abstract
This study aims to examine the effect of firm size and firm age on audit delay in consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Audit delay refers to the time lag between the end of the fiscal year and the signing date of the audit report by the independent auditor, which may affect the timeliness and relevance of financial information for stakeholders. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports published during the 2021–2024 period.
The independent variables are firm size (proxied by the natural logarithm of total assets) and firm age (calculated from the year the company was listed on the IDX to the year of observation). The dependent variable is audit delay, measured in days. Data were analyzed using multiple linear regression through SPSS software, preceded by classical assumption tests to ensure model validity.
The findings indicate that firm age has a statistically significant relationship with audit delay, while firm size does not show a significant effect. Simultaneously, both variables significantly affect audit delay. The coefficient of determination (R²) is 21.4%, suggesting that the model explains part of the variation in audit delay, with the remaining portion attributed to other variables not included in this study. These results enhance the understanding of audit timeliness and offer practical insights for companies and auditors in improving financial reporting efficiency.
Keywords: audit delay; firm size; firm age