PENGARUH KOMITE AUDIT DAN UMUR PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN
Abstract
Abstract
This study examines the influence of audit committee and firm age on the financial performance of property and real estate companies in Indonesia. The research is motivated by the sector’s economic importance and its current challenges, including declining demand and increasing governance pressure. The study aims to determine whether governance mechanisms and organizational maturity contribute to financial performance. A quantitative method is applied using secondary data obtained from annual reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange for 2022–2024. Purposive sampling results in 25 companies with 75 firm-year observations. Financial performance is measured using Return on Assets (ROA), while audit committee size and firm age serve as independent variables. Data are analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression. The findings show that firm age significantly affects financial performance, while the audit committee has no significant partial effect. This research contributes by providing evidence on key determinants of financial performance in the property sector.
Keywords: Audit Committee; Firm Age; Financial Performance.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji pengaruh komite audit dan umur perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan property dan real estate di Indonesia. Latar belakang penelitian muncul dari pentingnya sektor ini bagi perekonomian serta berbagai tantangan yang dihadapi, seperti penurunan permintaan dan meningkatnya tekanan tata kelola. Tujuan penelitian adalah mengetahui sejauh mana mekanisme tata kelola dan kematangan organisasi berperan dalam meningkatkan kinerja keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 25 perusahaan dengan total 75 observasi. Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), sementara komite audit dan umur perusahaan menjadi variabel independen. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur perusahaan berpengaruh signifikan, sedangkan komite audit tidak berpengaruh secara parsial. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa bukti empiris mengenai faktor penentu kinerja keuangan pada sektor properti.
Kata Kunci: Komite audit; Umur Perusahaan; Kinerja Keuangan.