PENGARUH TAX AVOIDANCE DAN KEPEMILIKAN INSTITUSI TERHADAP HARGA SAHAM

Authors

  • Mutiara Sari Asih Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang
  • Selvia Selvia Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang
  • Siska Yulianti Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang

Abstract

Abstract

This study aims to analyze the effect of tax avoidance and institutional ownership on stock prices of companies listed in the Kompas100 Index during the 2020–2024 period. A total of 42 companies were selected using purposive sampling with the following criteria: listed in Kompas100, consistently included in Kompas100 during the study period, not experiencing losses, and providing complete data required for the research. Tax avoidance is measured by the difference between accounting profit and taxable profit, while institutional ownership is measured by the percentage of shares owned by institutions or large investors. The data were analyzed using panel regression to determine the effect of tax avoidance and institutional ownership on stock prices. The results indicate that neither tax avoidance nor institutional ownership has a significant effect on stock prices, suggesting that the market does not clearly view tax efficiency or institutional ownership as factors influencing firm value. These findings contribute to the literature on the Indonesian capital market and can serve as a reference for companies, investors, and regulators regarding the role of tax planning and ownership structure in firm value creation.

Keywords: Tax Avoidance, Institutional Ownership, Stock Price, Kompas100

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penghindaran pajak dan kepemilikan institusional terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks Kompas100 selama periode 2020–2024. Sebanyak 42 perusahaan dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria: perusahaan terdaftar di Kompas100, konsisten berada dalam Kompas100 selama periode penelitian, tidak mengalami kerugian, dan menyediakan informasi data yang dibutuhkan untuk penelitian secara lengkap. Variabel penghindaran pajak diukur dengan melihat selisih antara laba akuntansi dan laba kena pajak, sedangkan kepemilikan institusional diukur berdasarkan persentase saham yang dimiliki oleh lembaga atau investor besar. Data dianalisis menggunakan regresi data panel untuk mengetahui pengaruh penghindaran pajak dan kepemilikan institusional terhadap harga saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik penghindaran pajak maupun kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sehingga pasar tidak secara jelas menilai efisiensi pajak maupun kepemilikan institusi sebagai faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Temuan ini berkontribusi pada literatur pasar modal Indonesia dan dapat menjadi acuan bagi perusahaan, investor, dan regulator terkait peran perencanaan pajak dan struktur kepemilikan dalam pembentukan nilai perusahaan.

Kata Kunci:  Penghindaran Pajak; Kepemilikan Institusiona; Harga Saham; Kompas100

 

Downloads

Published

2025-12-31